Tampilkan posting dengan label POLITIK. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label POLITIK. Tampilkan semua posting

Senin, 22 Mei 2017

Trump Sukses Jual Senjata Ke Arab Saudi














CINTABERITA - ALKISAH, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melakukan perjalanan ke luar negeri untuk pertama kali dan negara pertama yang dikunjungi adalah Arab Saudi.

20 Mei 2017 di Riyadh,  Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Presiden John Donald Trump secara resmi menandatangani kontrak penjualan senjata buatan Amerika Serikat ke Arab Saudi dengan nilai bukan alang kepalang yaitu 350 miliar dolar AS atau lebih dari Rp 4,5 kuadriliun dalam lingkup waktu 10 tahun.

Dari kontrak gigantis itu sekitar 110 miliar dolar AS (sekitar Rp 1,4 kuadriliu) langsung digunakan Arab Saudi untuk membeli senjata buatan USA. The US Department of State resmi menyatakan"

"This package of defense equipment and services supports the long-term security of Saudi Arabia and the Gulf region in the face of malign Iranian influence and Iranian related threats. Additionally, it bolsters the Kingdom's ability to provide for its own security and continue contributing to counterterrorism operations across the region, reducing the burden on US military forces. This package demonstrates the United States’ commitment to our partnership with Saudi Arabia, while also expanding opportunities for American companies in the region and potentially supports tens of thousands of new jobs in the United States,”.

(Paket peralatan dan jasa pertahanan demi dalam jangka panjang mendukung keamanan Arab Saudi dan kawasan Teluk menghadapi pengaruh dan ancaman Iran. Di samping memperkuat kemampuan kerajaan (Arab Saudi) untuk mandiri dalam pertahanan dan melanjutkan kontribusi melawan terorisme di kawasan Teluk sekaligus mengurangi beban bagi militer Amerika Serikat. Paket ini membuktikan komitmen AS untuk menjalin persahabatan dengan Arab Saudi sementara juga memperluas kemungkinan bisnis perusahaan-perusahaan AS di kawasan Teluk serta membuka puluhan ribu lapangan kerja baru bagi rakyat Amerika Serikat).

Silakan melihat perjanjian jual senjata AS ke Saudi Arabia dari berbagai sudut pandang. Selama melihat masih diakui PBB sebagai hak asasi manusia maka saya pribadi memberanikan diri untuk melihat suatu fenomena yang mengungkap fakta mengenai betapa besar peran industri senjata Amerika Serikat dalam mempengaruhi bahkan menentukan suasana kemelut geopolitik di planet bumi masa kini. 

AS mengejawantahkan semangat imperialisme bukan melalui todongan senjata seperti di era kolonialisme masa lalu namun melalui penjualan senjata di era globalisme masa kini.

Di samping dengan penuh rasa kagum, saya juga melihat fakta keberhasilan Donald Trump menjual senjata dengan nilai bukan alang kepalang dahsyat merupakan bukti tak terbantahkan bahwa Donald Trump memang seorang pengusaha tulen yang mampu menjual produk apapun yang ingin dijual oleh dirinya. Bahwa Donald Trump menang pilpres AS 2016 merupakan bukti keberhasilan pengusaha ulung ini sukses menjual dirinya sendiri.

Namun tentu saja dapat diyakini bahwa dalam bersemangat melakukan penjualan, Trump sebagai warga AS yang cinta AS sebagai negaranya sendiri pasti tidak akan khilaf sampai lupa daratan menjual negaranya sendiri.











Share:

Minggu, 21 Mei 2017

Rumah Habib Rizieq Diteduhi Pohon Besar











CINTABERITA - Polda Metro Jaya telah menerbitkan surat perintah penjemputan paksa terhadap Habib Rizieq. Alasannya, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) ini sudah dua kali tak memenuhi panggilan polisi.

Sejak keluarnya surat penjem­putan paksa tersebut, Rizieq te­lah berada di luar negeri. Rizieq menjalankan ibadah umroh bersama keluarga besarnya sejak akhir April 2017. Hingga kini, Rizieq belum pulang dan masih di Arab Saudi.

Walhasil, kediaman Rizieq yang berada di Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat sepi. Pintu gerbang ditutup rapat. Tidak terlihat aktivitas apapun di rumah tiga lantai itu. 

"Rumah sudah kosong sejak akhir April. Habib masih di luar negeri," ujar Saroji, Kepala Sekretariat DPP FPI kepada Rakyat Merdeka.

Rumah Rizieq tidak jauh dari Markas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FPI di Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Letaknya di tengah-tengah permu­kiman padat penduduk. Hanya ada satu akses jalan masuk yang cukup untuk satu mobil. Dari kejauhan, rumah Rizieq terlihat teduh karena banyak ditumbuhi pohon berukuran besar.

Sebelum masuk ke dalam rumah, terdapat gerbang berukuranbesar yang tertutup rapat. Tidak ada tanda maupun alamat rumah yang ditempel di depan gerbang. Namun, tepat di depan rumahnya, berdiri Markas DPP FPI dengan ukuran yang tampak lebih kecil. Tidak ada respons dari dalam saat diketuk berkali-kali. Pintu masuk juga tertutup rapat.

Seluruh jendela rumah ini ditutup korden warna krem. Di teras rumah hanya ada kursi dari besi warna hijau. Tepat di depan rumah, terdapat ruangan yang cukup lebar. Tempat tersebut sehari-hari digunakan untuk tempat majelis taklim. 

"Sebulan sekali digelar ka­jian Al-Quran di rumah Habib. Biasanya beliau yang memimpin langsung," ucap Saroji.

Bagian atas rumah itu dipasangi empat speaker yang dihadapkan ke segala penjuru. "Kalau ada mpengajian di sini, war­ga sekitar juga bisa mendengar," ujar Saroji kembali.

Saroji menambahkan, sehari-hari rumah ini hanya ditempati anak menantu Rizieq. Sebab, Rizieq lebih banyak mengha­biskan waktu di pesantrennya yang berada di Mega Mendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat. "Beliau sudah lima tahun ini tinggal di sana," katanya.

Kendati tinggal di Puncak, lanjut Saroji, Rizieq masih me­nyambangi rumahnya di Jalan Petamburan, Jakarta Pusat. "Yang pasti, sebulan sekali ke sini," ucapnya.

Selain itu, kata dia, Rizieq kadang datang ke tempat ini bila ada undangan dari pihak lain. Namun demikian, pria beru­mur 45 tahun ini mengeluhkan, seringkali panggilan terhadap Rizieq dialamatkan ke rumahnya yang berada di Petamburan. Padahal, Rizieq sudah tidak tinggal di rumah ini. 

"Panggilan saya tolak dan langsung meminta untuk mengantar ke rumahnya yang beradadi Mega Mendung," ujar Saroji.

Terakhir kali, panggilan polisi ke sini, kata Saroji, terjadi akhir Januari lalu. Saat itu, Rizieq akan diperiksa bersama Bachtiar Nasir di Markas Polda Metro Jaya se­bagai saksi kasus dugaan makar. "Tapi, langsung saya tolak karena salah alamat," tandasnya.

Namun, untuk pemanggilanpaksa dari Polda Metro Jayaterkait kasus dugaan chat mesumdengan Firza Husein yang di­tuduhkan polisi, kata Saroji, sudah tidak diantar lagi ke Petamburan. "Mungkin langsung diantar ke Mega Mendung," duganya.

Kendati begitu, kata Saroji, pengamanan di sekitar rumah ini tidak diperketat. "Kami jaga rumah beliau seperti biasa. Tidak ada pengamanan berlebihan," ujarnya.

Sementara, kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro menyatakan, saat ini Rizieq telah kembali ke Arab Saudi setelah sempat sing­gah di Malaysia. 

"Ini simbolik perlawanan terhadap ketidakadilan hukum," ucap Sugito.

Sugito membantah, kliennya kembali ke Arab Saudi untuk melarikan diri dari proses hukum di Polda Metro Jaya. Sebab, menurutnya, selama ini Rizieq selalu taat hukum. "Habib bukan tipe mau melarikan diri dari tanggung jawab," tandasnya.

Dia mengatakan, Rizieq melakukan perlawanan karena proseshukum terhadapnya dalam kasus dugaan pornografi 'baladacintari­zieq' itu dipolitisasi. "Habib akan melawan," tandasnya.

Terpisah, kuasa hukum Rizieq lainnya, Kapitra Ampera mem­benarkan, kliennya sempat ke Malaysia untuk menyelesaikan disertasinya. "Batas waktu untukmenyelesaikan doktornya seharusnya2015 sudah selesai," ujar Kapitra.

Sepulang dari Malaysia, Rizieq berencana kembali ke Indonesia, namun ada beberapa pertimbangan yang membuatnya membatalkan rencana tersebut.

"Apakah ada kepentingan lain untuk membunuh karakter, seh­ingga yang ingin dicapai adalah hilangnya kepercayaan umat kepada beliau," tanya Kapitra.

Dia mengklaim, Rizieq su­dah bertemu salah satu per­wakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat berada di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Sabtu (13/5).

Menurut dia, kasus yang men­impa Rizieq ini sudah menjadi perhatian internasional, sehinggadia ditawarkan undangan ke markas PBB di Jenewa, Swiss untuk mempresentasikan kasus yang menimpa dirinya.

"Malahan ada pengacara in­ternasional menawarkan diri untuk membawa ke Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda," klaim dia.

Selain itu, kata Kapitra, Rizieq juga telah memerintahkan tim advokasinya untuk segera men­emuinnya di Arab Saudi. "Akan ditindaklanjuti setelah Bulan Ramadhan untuk berkomunikasi soal proses hukum," ujarnya.

Saat ini, kata dia, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) juga sedang menyusun strategi dan merumuskan lang­kah-langkah hukum yang akan dilakukan ke depan. 

"Kita juga akan melaporkan balik kepada siapa pun yang ter­libat di dalamnya,"ucapnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya se­dang menyiapkan format untuk laporan balik terhadap siapa saja yang terlibat. 

Latar Belakang
Polisi Keluarkan Surat Jemput Paksa
Setelah Habib Rizieq 3 Kali Tak Hadir

Polda Metro Jaya telah menge­luarkan surat penjemputan paksa terhadap Habib Rizieq Shihab pada Senin (15/5). Alasannya, pemimpin Front Pembela Islam (FPI) ini, tiga kali tak memenuhi panggilan polisi.

Pemanggilan ini terkait dugaanpercakapan berkonten porno antara Rizieq dan Ketua Yayasan Solidaritas Cendana, Firza Husein. Rizieq saat ini diketahui berada di Arab Saudi.

Awalnya, kepolisian memanggilRizieq, Selasa (25/4). Namun, ia dikabarkan sedang menjalani ibadah umrah di Makkah, Arab Saudi. Selanjutnya, Rabu (10/5), Rizieq lagi-lagi tidak memenuhi panggilan polisi untuk kedua ka­linya. Terakhir, Rizieq kembali tak hadir pada panggilan ketiga, Senin (15/5).

Saat ini, kepolisian telah menetapkan tersangka kepada Firza Husein dalam kasus dugaan percakapan mengandung unsur pornografi dalam WhatsApp. Akibatnya, dia dijerat dengan Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6, juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8, juncto Pasal 34 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman pidana selama 5 tahun penjara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, kepolisian belum menentukan langkah terkait penjemputan Rizieq yang saat ini diketahui berada di Jeddah, Arab Saudi. "Kita nanti akan melihat langkah apa yang akan dilakukan penyidik," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya.

Argo mengatakan, posisi Rizieq saat ini merupakan saksi terlapor. Polisi masih mempertimbangkan beberapa hal mengenai penjemputan Rizieq. Salah satu yang diperhitungkan ialah mengenai undang-undang di dua negara, serta mekanisme penjemputan nantinya seperti apa. "Nanti kita koordinasi, apa melalui interpol, melalui imi­grasi," ucapnya.

Selanjutnya, kata dia, polisi akan melakukan gelar perkara jika saksi dan barang bukti su­dah lengkap. Namun, dia men­egaskan, percakapan WhatsApp antara Firza dengan Rizieq adalah asli. "Identik, saksi ahli bilang begitu ya," tandasnya. Namun, lanjutnya, analisis ahli disangkal Firza. "Firza belum mengakui. Bukan dia ngaku­nya," ucap Argo.

Kendati demikian, lanjutnya, setelah dilakukan gelar perkara, akhirnya kepolisian menetapkan tersangka terhadap Firza. "Hasil gelar perkara dinyatakan, status saksi FHM ditingkatkan menjadi tersangka," tegas Argo.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah meminta keterangan Hery Cahyono, ahli pengenalan wa­jah. Analisa Hery menunjukkan,perempuan tanpa busana dalam percakapan itu adalah Firza.

"Disimpulkan, bahwa foto yang diserahkan penyidik untuk diperiksa di tim Inafis adalah asli, bukan rekayasa," kata Hery.

Hery mengakui menggunakan sebuah program pemindai biometrik untuk mencocokkan wa­jah dari sejumlah foto. Foto yang menjadi pembanding, adalah foto Firza yang diambil penyidik ketika Firza ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, atas kasus dugaan makar.

"Kami bandingkan saat tang­gal 4 Februari dan adakan pe­meriksaan secara langsung, kami memotret wajah FH, kami bandingkan gunakan sistem yang ada di kami," jelasnya.

Selain mencocokkan foto yang tanpa busana dengan foto Firza ketika di tahanan, Hery juga menggunakan program yang mampu mengungkap iden­titas pemilik wajah dalam foto. Hasilnya, identitas Firza yang didapat dari foto tanpa busana itu.

Dia tak meragukan keakuratan program yang digunakannya. Menurut Hery, bukan kali ini saja program pemindai wajah digunakan di Indonesia. 

"Dari sistem algoritma yang otomatis hasilnya match. Ketika wajahnya berbeda adalah orang berbeda, secara sistem akan menolak," tandasnya.

Sementara, Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Muhammad Fachir mengatakan, Kemenlu siap membantu proses pencarian terhadap Habib Rizieq yang berada di luar negeri.

"Kalau diminta, kita siap membantu Polri," ujar Fachir.

Namun hingga saat ini, kata dia, kepolisian belum menga­jukan permohonan untuk pencarian Rizieq. Sebab, kepolisian menggunakan bantuan Interpol untuk pencarian. "Polisi punya mekanisme tersendiri bersama jaringan polisi internasional," pungkasnya.

Terpisah, kuasa hukum Firza Husein, Aziz Yanuar mengata­kan, akan mengambil langkah pengajuan praperadilan terkait penetapan tersangka terhadap kliennya. "Kita masih akan ba­has dua atau tiga hari ini," kata Aziz di Mapolda Metro Jaya.

Aziz berharap, polisi tidak melakukan penahanan terhadapFirza. Sebab, kliennya tidak pernah melakukan yang dituduh­kan, berupa pembuatan foto pornografi. 








Share:

Persiapan Anies dan Sandi Sambut Ramadan












CINTABERITA - Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan mengaku tidak ada persiapan khusus memasuki bulan puasa atau Ramadan. Baginya, persiapan yang dilakukan biasa saja.

"Ya seperti biasa aja, belum ada yang khusus," ujar Anies di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2017).

Ia menyebut, Ramadan nanti ingin bisa berbagi waktu antara keluarga dan juga masyarakat agar semuanya adil.

"Saya ingin bersama keluarga cukup, bersama masyarakat cukup, dan kita ingin puasa ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan ibadah dan memperkuat silaturahmi," pungkas Anies.

Sementara, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengaku memiliki rutinitas jelang Ramadan. Rutinitas tersebut adalah berziarah ke makam.

"Persiapannya ya nyekarlah, kan biasa. Besok saya ke Gorontalo ditugaskan orangtua saya nyekar di kakek sama nenek, kemarin yang di Bogor sudah diwakilin sama ibu," kata Sandi.

Hal tersebut diakui Sandi sudah menjadi tradisi di keluarganya dan sebagai bentuk menghargai leluhur. 

"Karena saya rutin berpuasa, mungkin yang lebih disiapkan adalah bagaimana puasa ini lebih baik dari puasa sebelumnya. Tugas kami adalah menggunakan kesempatan Ramadan ini untuk mempersatukan warga, ajang buka puasa bersama, taraweh, sahur bersama, salat subuh bersama, ini bagus untuk merekatkan warga kembali," papar pengusaha ini.

Sandi menambahkan ada menu sendiri yang menjadi favoritnya saat Ramadan. Menu tersebut adalah ayam goreng buatan mertua, ketan tape uli, dan es blewah.







Share:

Trump Sukses Jual Senjata Rp 4.666 Triliun Ke Arab Saudi















CINTABERITA - Presiden Donald Trump menyepakati pembelian paket senjata AS oleh Arab Saudi senilai 350 miliar dolar AS atau lebih dari Rp 4.666 triliun selama 10 tahun.

Dari total nilai kesepakatan itu, pemborongan senjata AS senilai hampir 110 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.333 triliun akan segera diberlakukan.

"Ini hari yang luar biasa," ucap Trump usai penandatangan kesepakatan dengan Raja Salman seperti dilansir Foxnews. "Investasi luar biasa di Amerika Serikat. Ratusan miliar dolar investasi ke Amerika Serikat dan kerja, kerja, kerja."

Kesepakatan pemborongan senjata AS oleh Saudi itu sudah dibicarakan sejak awal bulan Mei. Paket senjata mencakup sistem pertahanan rudal Terminal Altitude Area Defence (THAAD) dari Lockheed Martin, yang serupa dengan yang dioperasikan di Korea Selatan.

Harga sistem rudal THAAD, seperti dilaporkan Reuters yang mengutip sumber di pemerintah AS, mencapai sekitar USD1 miliar.

Senjata lain yang dibeli adalah sistem perangkat lunak, paket satelit, kendaraan tempur hingga artileri. Sedangkan paket senjata senilai lebih dari USD1 miliar lainnya mencakup armor-piercing Penetrator Warheads dan bom yang dipandu laser Paveway buatan kontraktor pertahanan Raytheon.

Pihak Gedung Putih menyatakan, paket tersebut termasuk peralatan pertahanan dan pendukung lainnya untuk membantu negara Arab dan wilayah sisa perang Teluk menghadapi terorisme dan ancaman nuklir militer Iran. 

Trump selama memenangkan kampanye pemilihan presiden dan dalam beberapa bulan pertama jabatannya mengklaim negaranya sudah tidak bisa lagi menjadi polisi dunia dan negara lain harus lebih mandiri dalam upaya memerangi terorisme dan melindungi diri mereka melawan negara-negara nakal seperti Iran dan Korea Utara. 

Trump  bersama ibu negara, Melania Trump tiba di ibukota Arab Saudi, Riyadh pada Sabtu dinihari, mengawali lawatan kenegaraannya selama sembilan hari.








Share:

Jadi Viral, Polisi Diminta Dalami Pengakuan Nico














CINTABERITA - Kepolisian diminta tak hanya fokus pada kasus penyiraman air keras kepada Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dalam memeriksa seorang pria bernama Nico.

Pernyataan Nico yang viral di media sosial mengenai pengakuannya disuruh Novel Baswedan menjadi saksi palsu persidangan perkara suap sengketa Pilkada juga dinilai harus didalami kepolisian.

Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengatakan, kepolisian harus melakukan penyelidikan jika pengakuan Nico itu benar.‎

"Kami  juga meminta polisi mendalami (pengakuan) viralnya Nico," kata Arsul Sani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 19 Mei 2017‎.

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar VIII Asrama Haji Pondok Gede ini pun mengingatkan, agar kepolisian tidak hanya menyelidiki dugaan keterlibatan Nico dalam kasus penyiraman air keras ke Novel.‎

"Jangan hanya Nico yang langsung dikenakan fitnah pencemaran nama baik kelembagaan, bukan hanya begitu," imbuhnya.  

Legislator asal Jawa Tengah ini berpendapat, ungkapan Nico itu ‎tidak menutup kemungkinan masuk dalam poin hak angket DPR terhadap KPK. Namun, dia menyerahkan kepada kepolisian untuk menyelidiki dugaan keterlibatan Nico pada kasus penyiraman air keras itu.

"Saya kira begini apakah Nico pelaku atau tidak, kami serahkan kepada polisi untuk memproses lewat penyelidikan dan penyidikan," ungkapnya. 








Share:

Ketika Rizieq Shihab Mencari Perlindungan












CINTABERITA - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab terus mangkir dari panggilan Polda Metro Jaya. Dia akan diperiksa sebagai saksi atas kasus pornografi berupa percakapan seks yang diduga dilakukan Rizieq dan Firza Husein.

Kasus tersebut sempat viral pada akhir JLGI anuari 2017. Sejauh ini, polisi telah menetapkan Firza sebagai tersangka. Sementara Rizieq Shihab dalam perkara ini masih berstatus sebagai saksi.

Rizieq pun berusaha mencari perlindungan hingga ke Swiss dan Belanda. Melalui pengacaranya, Kapitra Ampera, Rizieq mempertimbangkan membawa kasus yang dihadapi kliennya ke PBB.

"Ini jadi perhatian internasional, Sabtu malam Habib cerita bertemu seseorang, beliau malah mau diundang ke Jenewa, Swiss (kantor HAM PBB) untuk mempresentasikan ini," ujar Kapitra di Tebet, Jakarta.

Tak hanya itu, Kapitra juga mengatakan, ada pengacara internasional yang siap mendampingi Rizieq Shihab bila ingin menggugat ke Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda.

"Ada pengacara internasional dan menawarkan diri untuk mengawal Habib di Mahkamah Internasional di Den Haag," jelas Kapitra.

Rizieq Shihab merasa hak asasinya dicederai lantaran kasus hukum yang membelitnya, terutama dugaan percakapan berkonten pornografi bersama Firza Husein.

"Ini politis, surat panggilan pertama saat Ahok kalah di pilkada putaran kedua, surat panggilan kedua saat Ahok divonis, panggilan ketiga dengan jemput paksa, ini terlalu berlebihan, Habib bukan tersangka kan cuma saksi," Kapitra menandaskan.

Ajak Komnas HAM

Tim pengacara Rizieq Shihab pun berangkat ke Arab Saudi. Mereka mendatangi Rizieq yang tengah berada di Arab Saudi untuk membahas sejumlah persoalan hukum yang menimpanya.

Tim pengacara Rizieq Shihab juga berencana mengajak komisioner Komnas HAM untuk ikut ke Arab Saudi. Bahkan mereka, melalui Presidium Alumni 212 siap membiayai keberangkatan komisioner Komnas HAM untuk menemui Rizieq.

"Ini hanya rencana. Kalau misalnya nanti pendanaan terkait internal di Komnas HAM mengalami kesulitan, kami siap carikan dan membantu," ujar Ketua Bantuan Hukum FPI sekaligus pengacara Rizieq, Sugito Atmo Pawiro.

Selain membahas persoalan hukum di Arab Saudi, Rizieq dan tim pengacaranya juga berencana ke markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss. Mereka juga berencana mengajak perwakilan Komnas HAM ke Jenewa.

"Kalau keburu dan visanya tidak masalah, dari Saudi mau ke Jenewa. Kalau misalnya agak kesulitan, ya kita balik ke Indonesia dulu ngurus visanya," tutur Sugito.

Menurut Sugito, pihaknya akan mengadukan dugaan kriminalisasi terhadap Rizieq ke Lembaga HAM PBB. Sebab, pihaknya hingga saat ini berkeyakinan bahwa kasus pornografi yang menimpa Rizieq adalah rekayasa.

"Ya, mengenai masalah ketidakadilan hukum terkait proses hukum yang dihadapi Habib Rizieq. Intinya mengadu kriminalisasi ulama," ujar Sugito.

Polisi sendiri telah memanggil Rizieq sebanyak dua kali untuk diperiksa sebagai saksi, namun mangkir. Polisi pun menerbitkan surat perintah membawa jika Rizieq tiba di Indonesia.

Sementara Rizieq sudah berada di luar negeri sejak akhir April 2017 atau beberapa saat setelah panggilan pertama. Rizieq semula dikabarkan berada di Arab Saudi bersama keluarganya untuk beribadah umrah.

Rizieq kemudian dikabarkan sempat ke Yaman untuk menjenguk anaknya yang melahirkan. Setelah itu Rizieq ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk mengurus disertasinya. Alih-alih pulang ke Tanah Air, Rizieq Shihab justru kembali ke Arab Saudi hingga saat ini.


Minta Suaka ke Arab Saudi?

Selain minta perlindungan HAM ke PBB, Rizieq juga dikabarkan minta suaka ke Arab Saudi. Namun, kabar ini buru-buru dibantah oleh pengacaranya.

"Sejauh ini enggak. Tidak ada keinginan untuk mencari suaka di Saudi walaupun beliau (pernah) kuliah di sana," ujar Sugito.

Sugito menegaskan, Rizieq sejatinya sudah ingin segera pulang ke Tanah Air. Hanya saja proses hukum yang menimpanya dianggap penuh rekayasa.

"Meski keturunan Arab, tapi Habib (Rizieq) sangat cinta kehidupan di sini, sangat cinta Indonesia," tutur dia.

"Cuma, penguasa itu masih tidak bisa mengendalikan hukum yang objektif. Nah, Habib ini masih berpikir akan mengupayakan pulang secepatnya," sambung Sugito.

Suaka merupakan bentuk perlindungan dari dipulangkannya seseorang ke suatu negara yang ditakuti, yang memungkinkan pengungsi dapat memenuhi syarat untuk menetap di suatu negara yang pada akhirnya dapat menjadi penduduk tetap yang sah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, hingga kini penyidik Polda Metro Jaya terus berupaya memulangkan pentolan FPI itu dari Arab Saudi.

"Kan visanya 28 hari. Artinya jika visa habis, kita sudah lakukan komunikasi dengan pihak yang bersangkutan untuk segera pulang ke Indonesia," tutur Argo.

Argo mengatakan belum ada kerja sama antara pihak kepolisian dengan Imigrasi di Arab Saudi untuk memulangkan Rizieq.

"Yang bersangkutan (Rizieq Shihab) kan masih saksi, kita masih berharap (Rizieq pulang ke Indonesia), kita juga akan komunikasikan dengan pengacara untuk memulangkan yang bersangkutan ke Indonesia," jelas dia.

Pihak kepolisian, kata Argo juga belum berencana membentuk tim yang akan menjemput Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Indonesia. Kini penyidik masih berfokus untuk memproses berkas perkara dari tersangka Firza Husein.

Aduan Rizieq Tak Masuk Akal?
Ketua Setara Institute Hendardi menilai, langkah kuasa hukum Rizieq Shihab yang mengadukan sejumlah kasus hukum nasional yang melilit kliennya kepada Mahkamah Internasional tidak masuk akal.

"Pernyataan pengacara RS yang akan membawa kasus tersebut ke Mahkamah Internasional adalah tindakan yang sia-sia dan out of context karena mekanisme internasional didesain hanya untuk mengadili perkara-perkara spesifik dan dengan mekanisme khusus," kata Hendardi.

Dia menjelaskan, ada dua mekanisme hukum internasional, yakni Mahkamah Keadilan Internasional (ICJ) dan Mahkamah Kejahatan Internasional  (ICC).

ICJ mengadili sengketa antarnegara atau badan hukum international seperti entitas bisnis sehingga subyek hukumnya adalah entitas tertentu, bisa negara bisa juga non negara. Seperti kasus sengketa perbatasan atau sengketa bisnis internasional. Dengan kata lain, ICJ adalah peradilan perdata internasional.

"Klaim kriminalisasi atas RS jelas bukan merupakan kompetensi ICJ," kata Hendardi.

Sedangkan ICC mengadili empat jenis kejahatan universal, yakni genosida, kejahatan perang, agresi, dan kejahatan kemanusiaan yang memenuhi standar sistematis, terstruktur, masif, dan meluas.

"Kasus dugaan pornografi dan penyebaran konten pornografi jelas bukan kompetensi ICC. Apalagi ICC yang dibentuk berdasarkan Statuta Roma menuntut adanya ratifikasi dari negara-negara dan Indonesia belum meratifikasinya. Jadi mau dibawa ke pengadilan internasional yang mana kasus RS ini oleh pengacara-pengacaranya?" kata Hendardi.

Jika kasus ini hendak dibawa ke Dewan HAM PBB, kata dia, mekanismenya juga tidak mudah karena yang bisa membawanya adalah organisasi yang memiliki akreditasi status konsultatif.

Selain itu, lanjut dia, sejumlah kasus yang dituduhkan kepada Rizieq Shihab adalah kasus asusila sampai penistaan yang tidak memiliki dampak signifikan secara internasional.

"Juga jangan lupa PBB menegaskan bahwa mekanisme internasional adalah upaya terakhir. Setiap kasus yang diduga berkaitan dengan pelanggaran kebebasan harus diselesaikan melalui proses hukum nasional yang kredibel terlebih dahulu," kata Hendardi.

Padahal, kata dia, kasus chat mesum baru tahap pemeriksaan keterangan sebagai saksi saja, Rizieq sudah mangkir dan tidak kooperatif dengan alasan-alasan yang tidak logis.

Oleh karena itu Hendardi menyimpulkan upaya kuasa hukum Rizieq ke Jenewa atau Den Haag adalah langkah sia-sia tanpa pengetahuan memadai bagaimana kerja dan mekanisme internasional.

"Andaipun mereka sampai di PBB atau Mahkamah Internasional bisa saja diterima sampai tingkat security, tercatat sebagai tamu kunjungan biasa atau turis," kata Hendardi.









Share:

Presiden Jokowi diminta jelaskan maksud 'gebuk' ormas anti-Pancasila











CINTABERITA  - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Pancasila merupakan satu-satunya ideologi bagi bangsa Indonesia. Dia bahkan akan menggebuk dan menendang ormas antiPancasila.

Menanggapi pernyataan Jokowi, aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Usman Hamid mengaku memahami kegelisahan Jokowi. Namun, dia menyayangkan pernyataan Jokowi tersebut.

"Saya kira lebih baik presiden gunakan istilah yang ada dalam nomenlaktur kelembagaan presiden termasuk kerangka konstitusi kerangka perundang-undangan ketimbang menggunakan istilah politis yang bisa menafsirkan berbagai pihak salah satu tafsir kan mengingatkan pada zaman Presiden Soeharto bahwa kalau presiden sudah menggunakan kata gebuk berarti itu seperti membolehkan aparat tingkat bawah untuk menggunakan kekerasan," katanya dalam acara Harkitnas di Markas Slank, Gang Potlot, Jakarta Selatan, Sabtu (20/5).

Dia meminta Jokowi menjelaskan apa maksud ucapannya saat di Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, tersebut. "Presiden perlu juga menjelaskan apa yang disebut sebagai gebuk itu. Sehingga tidak ditafsirkan sebagai semacam pernyataan presiden untuk membolehkan aparat menggunakan kekerasan saya kira tidak boleh ditafsirkan seperti itu dan perlu presiden penjelasan untuk membenarkan penggunaan kekerasan karena efeknya luar biasa," tandasnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Pancasila merupakan satu-satunya ideologi bagi bangsa Indonesia. Dia bahkan akan menindak munculnya pelbagai gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) maupun ormas anti Pancasila.

"Ya kita gebuk, kita tendang, sudah jelas itu. Jangan ditanyakan lagi, jangan ditanyakan lagi, payung hukumnya jelas, TAP MPRS," tegas Jokowi di Aula Kartika, Tanjung Datuk, Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (19/5). Hal ini ditegaskan saat berbicara di hadapan sekitar 1.500 prajurit TNI. 









Share:

Sabtu, 20 Mei 2017

Pemberlakuan Presidential Threshold Dinilai Hanya Langgengkan Oligarki Kepartaian












CINTABERITA - Koordinator Nasional (Kornas) Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Sunanto mempertanyakan adanya usulan yang tetap menginginkan diberlakukan syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold pada Pemilu 2019

Ia menduga itu tak lebih dari akal-akalan untuk melanggengkan oligarki kepartaian semata. "Menurut saya itu pilihan untuk melanggengkan oligarki kepartaian ya," ujarnya, Sabtu (20/5/2017).

Tak hanya itu, Sunanto bahkan melihat ada ketidakrelaan dari parpol terutama yang besar dan lama agar yang baru ikut serta di Pemilu 2019 tidak memiliki kesempatan mengajukan calon presidennya.

"Saya juga melihat ketidakrelaan parpol untuk memberikan kesempatan berkontestasi bagi partai baru (new comers) di pemilu presiden (Pilpres)," kata dia.

Menurut dia akal-akalan tersebut sangat tidak sehat bagi kultur demokrasi di Indonesia. Akibatnya, anak bangsa yang ingin berbuat banyak dan berkontribusi untuk negeri menjadi tertutup.

"Kalau presidential threshold ada ini akan menutup ruang jadi untuk memberikan kesempatan yang sama bagi anak bangsa berkontribusi terhadap bangsa ya harus dihilangkan syarat ambang batasnya," tuturnya.

Diketahui, usulan beberapa fraksi di parlemen telah mengerucut menjadi tiga bagian. Empat fraksi menginginkan angka presidential threshold 20%, yakni PDIP, Golkar, NasDem, dan PKS. PKB mengusulkan jalan tengah di angka 5%. Sisanya masih ingin 0%.







Share:

Komnas HAM sebut Rizieq bebas temui siapa saja termasuk PBB











CINTABERITA - Komisioner Komnas HAM Ansori Sinungan mengaku belum mendapat laporan soal pertemuan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab dengan perwakilan Komisi HAM PBB. Meski demikian, dia mengatakan, tidak ada larangan bagi Rizieq buat bertemu siapa saja.

"Boleh saja. Siapapun hak asasi manusia boleh saja ditemui. Jadi tidak ada pelanggaran," kata Ansori di Jl Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/5).

Dia mengaku tak tahu menahu soal pertemuan itu. Hingga kini pihaknya juga belum mendengarnya.

"Saya belum dengar," kata Ansori.

Ansori menambahkan HAM itu universal. Karenanya apapun yang terjadi di sebuah negara akan menjadi pusat perhatian internasional.

"Nah ini kita jaga kredibilitas Indonesia. Komnas HAM yang sekarang masih predikat A, jangan sampai nanti pelanggaran-pelangaran itu bisa menurunkan kredibilitas Komnas HAM," kata Ansori.

Sebelumnya, pengacara Rizieq Kapitra Ampera mengatakan kliennya sudah bertemu dengan komisioner dari Human Rights PBB. Kliennya bahkan berencana membawa kasusnya ke mahkamah internasional.

"Ada pengacara internasional yang menawarkan diri untuk mengawal ke Mahkamah Internasional di Den Haag. Beliau juga sudah bertemu dengan komisioner dari Human Rights PBB dan ini akan ditindaklanjuti setelah Ramadan," kata Kapitra. 






Share:

INSIDEN MERIAM DI NATUNA JADI MOMENTUM TNI EVALUASI ALUTSISTA



















CINTABERITA -  TNI diminta untuk segera melakukan penyelidikan atas insiden meledaknya meriam tempur tipe 80 Giant Bow buatan China saat gladiresik latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) Kostrad, di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (17/5) lalu.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai bahwa penyelidikan itu penting karena alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan peralatan tempur harus selalu disiagakan dalam kondisi prima. Penyelidikan, lanjutnya harus dilakukan dengan serius. Terlebih, insiden ini terjadi hanya berselang dua hari sebelum kunjungan Presiden ke Natuna. 

"Apalagi ini alutsista di wilayah Natuna, yang menempati posisi strategis bagi pertahanan negara, karena berhadapan dengan wilayah konflik Laut Cina Selatan. Insiden ini tentu saja mengurangi kredibilitas armada pertahanan kita di mata negara lain,” jelasnya di sela-sela kegiatan Global Legislative Openness Conference di Kiev, Ukraina, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (20/5).

Ia meminta TNI untuk segera melakukan evaluasi dan audit alutsista, termasuk mengevaluasi rencana-rencana pengadaan yang sedang berlangsung. Fadli berharap pengadaan alutsista nantinya berasal dari produsen-produsen terbaik dan melalui proses terbuka dan terawasi. 

"Sejumlah alutsista yang proses pengadaannya bermasalah bisa melahirkan masalah dan insiden. Pengadaan alutsista bekas juga seharusnya tak boleh ada lagi," sambungnya.

Lebih lanjut, wakil ketua umum DPP Gerindra ini turut menyampaikan duka cita atas prajurit ytang meninggal dan terluka dalam insiden ini.

“Pertama saya menyampaikan dukacita sedalam-dalamya kepada keluarga empat prajurit TNI yang wafat kemarin. Mereka meninggal sewaktu menjalankan tugas, harus diberi apresiasi dan penghormatan oleh negara," pungkasnya.









Share:

Blog Archive

Cintaberita. Diberdayakan oleh Blogger.