Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan   
Cintaberita. Diberdayakan oleh Blogger.

Rekomendasi Posts



























Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan

Barca Raih Kemenangan Berharga di Anoeta


Barca Raih Kemenangan Berharga di Anoeta

Juara La Liga, Barcelona kembali memetik kemenangan di Jornada ke empat La Liga musim ini. Menyambangi Anoeta Stadium yang terkenal angker bagi mereka, Las Azulgrana berhasil menang atas Real Sociedad dengan skor tipis 1-2

Gol Real Sociedad dicetak oleh tendangan spektakuler Aritz Elustondo di menit ke 12 namun Barcelona berhasil membalikkan kedudukan di babak kedua berkat gol Luis Suarez dan Ousmane Dembele.

Di awal babak pertama, laga berjalan dengan tempo sedang. Tim tuan rumah sedikit mendominasi jalannya laga sembari membangun aliran serangan mereka.

Ketika pertandingan memasuki menit ke 12 publik Anoeta Stadium bergemuruh. Memanfaatkan skema tendangan bebas, bola berhasil diberikan Hector Moreno kepada Aritz Elustondo yang kemudian disambar oleh sang bek dengan tendangan keras yang mengoyak gawang Ter Stegen. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Tertinggal satu gol membuat Barcelona mencoba untuk bangkit. Mereka mencoba untuk keluar dari tekanan tuan rumah, namun mereka kesulitan untuk mengembangkan permainan mereka karena pihak Sociedad selalu memotong supply bola untuk Suarez dan Messi di duel lini tengah mereka.

Barcelona sendiri kesulitan untuk membuat peluang yang berarti di babak pertama ini. Peluang berbahaya pertama mereka dihasilkan oleh Gerrard Piquye di menit 36, namun bola tandukannya masih melebar tipis dari gawang Rulli.

Di akhir babak pertama, terjadi sebuah drama setelah Gerard Pique merasa dijatuhkan saat membuat tembakan di kotak penalti Sociedad. Wasit memutuskan untuk memeriksa VAR, dan hasil VAR memutuskan Barca tidak mendapatkan penalti karena kontak yang terjadi benar-benar minim.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 masih bertahan untuk keunggulan tuan rumah.

Tertinggal 1-0, Ernesto Valverde memutuskan untuk langsung membuat pergantian. Ia menarik keluar Nelson Semedo untuk digantikan dengan Philippe Coutinho.

Masuknya Coutinho memberikan warna baru bagi permainan Barcelona. El Blaugrana mulai keluar dari tekanan dan mulai mengancam pertahanan tim tuan rumah. Meski begitu ancaman pertama di babak kedua ini kembali dihasilkan Sociedad melalui tandukan Moreno namun bola berhasil diamankan oleh Ter Stegen.

Melihat permainan timnya yang tidak berkembang, Valverde memutuskan melakukan pergantian pemain lagi. Ia menarik keluar Rafinha dan menggantikannya dengan Sergio Busquets.

Setelah melakukan serangkaian percobaan, Barcelona akhirnya berhasil pecah telur. Berawal dari kemelut di depan gawang Sociedad, bola berhasil di arahkan Umtiti ke kaki Suarez yang kemudian diselesaikan oleh sang striker dari jarak dekat. Skor kembali imbang 1-1.

Gol Suarez sendiri meningkatkan moral Barcelona. Satu menit pasca gol Suarez, Geronimo Rulli harus melakukan penyelamatan gemilang untuk menghentikan tendangan placing dari Philippe Coutinho. Namun satu menit berselang, Rulli harus kembali memungut bola dari gawangnya, setelah tembakan voli Ousmane Dembele mengenai kaki Zubeldia dan masuk ke gawangnya. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan tim tamu.

Barcelona sendiri semakin gencar untuk menggempur pertahanan Sociedad pasca Gol Dembele tersebut. Luis Suarez nyaris mencetak gol salto namun sayang usahanya itu masih melebar dari gawang Rulli.

Di sisa babak kedua ini, kedua pelatih memutuskan untuk menggunakan pergantian pemain mereka. Ernesto Valverde menarik keluar Ousmane Dembele untuk digantikan dengan Arturo Vidal sementara Asier Garitano menarik keluar David Zurutuza, Assier Illaramendi, dan Ruben Pardo untuk digantikan Jon Bautista, Mikel Merino dan Luca Sangalli Fuentes.

Di akhir-akhir babak kedua, Sociedad memiliki dua peluang berbahaya dari Oyarzabal dan Juanmi, namun peluang tersebut digagalkan karena sudah terkena offside terlebih dahulu sementara sundulan Juanmi melebar tipis dari gawang Ter Stegen. Sementara di masa injury time Luis Suarez nyaris memperlebar keunggulan Barca namun sayang bola berhasil diblok oleh barisan pertahanan Sociedad. Skor 2-1 tetap bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Berkat kemenangan ini Barcelona masih kokoh berada di puncak klasemen dengan raihan 12 poin.

Tiga Kemenangan Beruntun untuk The Gunners

Hasil Pertandingan Newcastle United vs Arsenal: Skor 1-2

Tiga Kemenangan Beruntun untuk The Gunners

Arsenal sukses meneruskan tren positif yang dijalani pada laga Premier League. Pada pekan kelima melawan Newcastle United di St. James' Park, Sabtu (15/9) malam WIB, Arsenal menang dengan skor 2-1 dari gol Granit Xhaka dan Mesut Ozil.

Kemenangan atas Newcastle merupakan yang ketiga beruntun diraih Arsenal di Premier League. Sementara, Newcastle memperpanjang catatan belum pernah menang pada lima laga awal musim 2018/19.

Unai Emery memasukkan Lucas Torreira di awal babak kedua menggantikan Matteo Guendouzi. Pemain asal Uruguay mampu membuat perbedaan di lini tengah. The Gunners pun bermain lebih agresif dengan Torreira.

Namun, Arsenal harus menunggu hingga menit ke-49 untuk bisa mencetak gol. Granit Xhaka membobol gawang Newcastle dari eksekusi tendangan bebas. Pemain asal Swiss tersebut melepas tendangan kakir kiri ke pojok gawang tanpa bisa dibendung Dubravka.

Gol yang dicetak Xhaka membuat Arsenal kian agresif. Hasilnya, klub asal London kembali mencetak gol pada menit ke-58. Sepakan Lacazette mampu diblok pemain belakang lawan, bola liar kemudian disambar Mesut Ozil untuk jadi gol dan membuat Arsenal unggul 2-0.

Mkhitaryan yang dimasukkan pada menit ke-69 kian menambah kuat lini tengah Arsenal. Sementara, Newcastle merespon dengan memasukkan Kenedy. Peluang pun didapat Kenedy menit ke-73, tapi belum menjadi gol.

Setelah membuat penyelamatan penting dari aksi Joselu pada menit 88, gawang Cech akhirnya bobol pada menit 90+1. Ciaran Clark membawa Newcastle memperkecil skor jadi 1-2. Tapi, setelah itu tidak ada gol tercipta dan Newcastle tetap menelan kekalahan.

Hattrick Hazard Warnai Pesta Gol The Blues di Stamford Bridge

Hasil Pertandingan Chelsea vs Cardiff City: Skor 4-1

Hattrick Hazard Warnai Pesta Gol The Blues di Stamford Bridge

Chelsea harus lebih dulu tertinggal saat menjamu Cardiff City pada pekan kelima Premier League, Sabtu (15/9) malam WIB. Tapi, pada akhirnya The Blues memenangkan laga di Stamford Bridge dengan skor 4-1 atas klub asal Wales tersebut.

Dengan kemenangan ini, Chelsea terus menempel Liverpool di klasemen Premier League. Kedua tim meraih hasil sempurna di lima laga dan kini mengumpulkan 15 poin. Sementara, Cardiff belum pernah menang dalam lima laga perdana musim 2018/19.

Seolah memberi jawaban pada Maurizio Sarri, Olivier Giroud yang tampil sejak awal langsung tancap gas. Namun, peluang apik yang dia dapatkan pada menit ke-6 masih berada di atas mistar gawang. Giroud tampil apik sebagai pemantul di lini serang.

Namun, Chelsea dikejutkan oleh gol Cardiff yang terjadi pada menit ke-16. Sol Bamba membuat publik Stamford Bridge terdiam. Bamba mencetak gol usai menerima sodoran umpan dari Sean Morrison. Tim tamu unggul lebih dulu.

Chelsea langsung mencoba bangkit dan sukses mendapatkan beberapa peluang. Namun, penjaga Neil Etheridge tampil prima di bawah mistar. Kiper timnas Filipina bermain bagus, sebelum akhirnya bobol juga ketika laga memasuki menit ke-37.

Mendapatkan umpan pantul dari Goroud, Eden Hazard melewati satu pemain sebelum melepas tendangan keras yang mendatar yang sukses membuat gawang Etheridge bobol. Chelsea menyamakan skor jadi 1-1.

Satu menit jelang waktu normal babak pertama usai, Hazard untuk kedua kalinya mencatatkan namanya di papan skor. Pemain asal Belgia tersebut lagi-lagi menerima assist dari Giroud. Chelsea masuk ruang ganti dengan keunggulan 2-1.

Keunggulan di babak pertama tak lantas membuat Chelsea puas. Agar daya gedor makin intensif, Ross Barkley masuk menggantikan Kovacic pada menit 50. Eks Everton pun membuat serangan Chelsea kian variatif.

Meskipun begitu, Cardiff mampu bertahan dengan kemampuan terbaiknya. Beberapa peluang bisa digagalkan oleh Joe Bennett dan kawan-kawan di lini serang. Tapi, kinerja lini serang Cardiff tak cukup mengancam Chelsea.

Chelsea harus menuggu hingga menit ke-80 untuk mendapatkan gol ketiganya di laga ini. Eden Hazard mencatat hattrick usai mengkonversi penalti menjadi gol. Penalti diberikan pada Chelsea setelah Willian dijatuhkan Bamba di dalam kotak penalti.

Berselang tiga menit, Chelsea makin jauh meninggalkan Cardiff. Willian mencetak gol lewat sepakan apiknya ke gawang Etheridge. Pasukan Maurizio Sarri unggul makin jauh dengan skor 4-1. Rupanya, skor ini bertahan hingga pertandingan usai.

5 Hal Menarik Dari Timnas Indonesia Saat Menang Tipis Dari Mauritius



Cinta Berita - Timnas Indonesia memenangi laga persahabatan internasional kontra Mauritius dengan skor 1-0 pada Selasa (11/9/2018).

Berikut adalah 5 hal menarik dari laga di Stadion Wibawa Mukti tersebut.  Bandar Bola Online


1. Penguasaan bola menjadi name of the game untuk Timnas Indonesia



Timnas Indonesia menguasai 67 persen penguasaan bola walau pun melawan timnas Mauritius yang terletak di posisi 155 peringkat dunia, lebih tinggi dari tempat duduk Merah Putih (164).

Tren ini sama dengan yang dicatatkan timnas di bawah Luis Milla dalam dua tahun terakhir.

Berdasarkan catatan Labbola, di Asian Games, Indonesia mencatatkan rataan 61,9 persen walau mereka menghadapi dua tim kuat, Palestina serta Uni Emirat Arab.

Hal ini peningkatan signifikan dari timnas di bawah Alfred Riedl di mana mereka mencatatkan 41,2 persen penguasaan bola pada Piala AFF 2016.


2. Soliditas pertahanan terus berlanjut



Timnas Indonesia senior mencatatkan clean sheet kelima mereka dari 12 laga terakhir yang mereka lalui bersama Luis Milla. Pertahanan tangguh ini juga jadi ciri khas timnas U-23 di mana mereka mencatatkan 12 clean sheet dari 23 laga.  Agen Bola Aman & Terpercaya

Pada laga kontra Mauritius, mereka membatasi lawan ke hanya tiga tembakan tepat sasaran berbanding tujuh dari Timnas Indonesia.

Hansamu Yama Pranata kembali menjadi tembok kokoh di lini belakang dengan catatan 6 intersep, 7 clearance, 5 sundulan sukses, dan 4 tackle sukses kontra Mauritius.


3. Gol dari lini kedua kembali vital


Gol Evan Dimas Darmono satu menit sebelum waktu normal berakhir menunjukkan kegigihan pasukan Merah Putih.

Sekali lagi, timnas terselamatkan oleh gol yang datang dari lini kedua.

Hanya dua nama striker murni yang masuk dalam lima besar daftar pencetak gol terbanyak timnas di era Luis Milla.

Ia adalah Alberto Goncalves (4 gol) dan Ilija Spasojevic (3).

Top scorer timnas senior dan u-23 dalam dua tahun terakhir adalah Septian David Maulana (9) disusul Stefano Lilipaly (4) dan beberapa nama selain Spaso yaitu Osvaldo Haay, Gavin Kwan Adsit, dan Muhammad Hargianto yang juga mencetak 3 gol.



4. Sektor gelandang tengah timnas aman untuk beberapa tahun ke depan

Seperti yang telah mereka pertontonkan di Asian Games 2018, Evan Dimas dan Zulfiandi terlihat saling melengkapi satu sama lain dengan sangat baik.

Zulfiandi sukses mencatatkan 100 persen operan bola selama menjadi tandem Evan di lapangan tengah sebelum ditarik keluar pada setengah jam laga


Pemain kelahiran 1995 tersebut pun tampak terus percaya diri dengan penampilannya kala berbalut seragam Merah Putih semenjak Asian Games.

Kedua pemain berusia 23 tahun tersebut tampak punya masa depan cerah bersama Timnas Indonesia.



5. Timnas kembali suka gol menit-menit akhir


Kengototan Evan cs serupa dengan apa yang dipertunjukkan timnas senior di bawah asuhan Alfred Riedl pada 2014 dan 2016.

Dari 25 laga di bawah Riedl ketika itu, timnas mencatatkan 10 gol pada 15 menit terakhir pertandingan persahabatan dan Piala AFF.

Catatan ini sejatinya mengerut pada 10 laga saat timnas senior ditangani Luis Milla di mana mayoritas gol mereka dicatatkan antara menit ke-15 dan ke-45 (10 gol).  Agen Bola Indonesia Terbaik

Debut Pertama Timnas Indonesia Sukses Saat Melawan Mauritius, Kurniawan Siap jika Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia


Cinta Berita - Pelatih berlisensi A AFC, Kurniawan Dwi Yulianto, mengaku siap bila ditunjuk untuk menggantikan Luis Milla sebagai pelatih timnas Indonesia pada Piala AFF 2018 nanti.

Namun, ia mengatakan tidak mau berpikir terlebih dahulu tentang hal tersebut. 
BANDAR DOMINO99

Menurut Kurniawan, membantu timnas Indonesia sebagai asisten pelatih saat menghadapi timnas Mauritius saja sudah membahagiakan.


Sebab, ini untuk pertama kalinya bagi Kurniawan bertindak sebagai pelatih di timnas Indonesia.


Laga uji coba yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (11/9/2018), berhasil dimenangkan timnas Indonesia dengan skor 1-0.


Kurniawan bersama Kurnia Sandy diminta untuk menjadi tim interim timnas Indonesia dengan membantu Danurwindo dan Bima Sakti.


Hal itu disebabkan sampai saat ini Luis Milla masih belum sepakat untuk kembali membesut timnas Indonesia hingga satu tahun ke depan.


"Saya tidak berpikir untuk menjadi pelatih di Piala AFF, tetapi kalau ada panggilan apa pun itu untuk Indonesia, saya selalu siap," kata Kurniawan. 
AGEN BANDARQ

Sebelum mengambil keputusan menjadi pelatih, Kurniawan sempat membela timnas Indonesia.


Namun, ia merasa gagal karena tidak bisa mempersembahkan prestasi untuk tim Merah Putih.


"Itu menjadi sebuah tantangan bagi saya bila ditunjuk menjadi bagian tim pelatih," kata Kurniawan


Kurniawan juga mengaku bahagia sudah dipercaya PSSI untuk membantu timnas Indonesia meskipun hanya berperan sebagai asisten pelatih.

Pelatih yang akrab disapa Si Kurus itu juga lebih sering berdiri di pinggir lapangan untuk memberikan instruksi kepada pemainnya saat laga melawan Mauritius. Pria berusia 42 tahun itu pun sukses mempersembahkan kemenangan untuk timnas Indonesia dengan skor 1-0 melawan Mauritius.


Ini merupakan debut pertama bagi Kurniawan di timnas Indonesia sebagai pelatih.


"Saya diminta membantu asisten pelatih saja sudah senang, apalagi bisa meraih kemenangan. Ini tidak bisa terbilang dengan kata-kata," kata Kurniawan. 
AGEN POKER

9 Pemain Anyar Premier League yang Belum Mendapatkan Menit Bermain Musim Ini


9 Pemain Anyar Premier League yang Belum Mendapatkan Menit Bermain Musim Ini

Setiap bursa transfer dibuka, sudah biasa apabila klub-klub Premier League  aktif untuk mendatangkan pemain-pemain anyar guna bisa menguatkan komposisi skuatnya.

Meski begitu, masih banyak pemain-pemain anyar yang belum mendapatkan menit bermain karena berbagai alasan dari pihak klub. Maka dari itu, inilah sembilan pemain baru Premier League, yang belum menjalani laga debutnya.

9. Diogo Dalot - Manchester United

Diogo Dalot didatangkan Manchester United  dari FC Porto dengan mahar 19 juta pound ini, masih belum bisa menjalani laga debutnya karena mengalami cedera lutut. 


Cedera yang dialaminya tersebut, juga sudah membuat pemain yang berposisi bek kanan ini harus absen dalam semua laga pramusim yang dilakoni ​The Red Devils , guna bisa menjalani proses pemulihannya. 

8. Yerry Mina - Everton

Frustasi tidak mendapatkan menit bermain yang banyak di Barcelona , membuat Yerry Mina memutuskan hengkang dan bergabung dengan Everton  pada musim 2018/19 ini. 

Sayangnya karena mengalami cedera pada pergelangan kakinya, Mina masih belum bisa melakoni debutnya bersama The Toffees di musim ini.

7. Leander Dendoncker - Wolverhampton Wanderers

Klub promosi Wolverhampton Wanderers, berhasil mendatangkan salah satu gelandang berbakat milik Anderlecht, Leander Dendoncker. Di musim 2018/19 ini, Dendoncker didatangkan sebagai pemain pinjaman, namun memiliki opsi permanen dengan mahar 13,50 juta euro di musim depan.

Namun, melihat performa apik dari Ruben Neves dan Joao Moutinho, membuat Nuno Espirito Santo belum mempercayai pemain asal Belgia tersebut.


6. Caglar Soyuncu - Leicester City


Pada awalnya Caglar Soyuncu memiliki peluang untuk bergabung ke klub asal Kota London Utara, Arsenal. Namun pada akhirnya, Soyuncu lebih memutuskan bergabung dengan Leicester City.

Pemain asal Turki ini, masih harus menunggu untuk bisa memainkan laga debutnya bersama The Foxes, lantaran dirinya masih melakukan proses pemulihan dari cedera ototnya.

5. Ben Gibson - Burnley


Pada musim 2018/19 ini, Burnley memecahkan rekor transfer klub dengan mendatangkan Ben Gibson seharga 15 juta euro dari Middlesbrough. Kendati begitu, Sean Dyche belum pernah mempercayai Gibson untuk bisa mengisi lini pertahanan The Clarets di ajang Premier League. 

Pemain yang berwarga negara Inggris tersebut, bisa saja sudah mulai mendapatkan menit bermain kala menghadapi Wolverhampton Wanderers, Minggu (16/9) setelah melihat lini pertahanan Burnley yang keropos di tiga laga terakhir Premier League.

4. Florin Andone - Brighton & Hove Albion


Klub papan tengah, Premier League , Brighton & Hove Albion menambah daya gedornya di musim 2018/19 ini dengan mendatangkan Florin Andone dari Deportivo La Coruna.

Pemain yang bernomor punggung 10 ini, sepertinya masih harus menunggu pertandingan perdananya di The Seagulls, sebab Glenn Murray yang bisa bermain apik membuat Andone dilupakan oleh pelatih Chris Hughton.

3. Sergio Rico - Fulham

Pada bursa transfer musim panas 2018 ini, Fulham mendatangkan penjaga gawang Sevilla, Sergio Rico sebagai pemain pinjaman. Semua publik pastinya mengira jika penjaga gawang asal Portugal ini, bisa secara mudah untuk langsung mendapatkan tempat utama di sana.

Nahas sampai saat ini, dirinya belum pernah memainkan laga pertamanya di ajang Premier League,  lantaran pelatih Slavisa Jokanovic lebih mempercayai Marcus Bettinelli dan kiper anyar lainnya, Fabri.


2. Fabinho - Liverpool

Pemain anyar Liverpool,  Fabinho memang dikenal sebagai pemain yang serba bisa. Karena dirinya bisa dimainkan sebagai gelandang ataupun bek kanan.

Walau begitu, publik nyatanya dibuat bingung dengan keputusan Jurgen Klopp, karena pemain yang didatangkan dengan 45 juta euro ini, sama sekali belum pernah diturunkan oleh pelatih asal Jerman tersebut. Bahkan, pada tiga laga beruntun dirinya hanya bisa menjadi penonton saja.

1. Bernd Leno - Arsenal

Saat pelatih anyar Arsenal,  Unai Emery membeli Bernd Leno dari Bayern Leverkusen dengan harga 22,5 juta euro, banyak pihak mengira apabila penjaga gawang asal Jerman tersebut, langsung bisa menjadi pilihan utama Emery.

Akan tetapi dugaan itu ternyata salah, karena mantan pelatih Sevilla tetap memutuskan untuk memainkan Petr Cech dalam empat pertandingan awal di ajang Premier League 2018/19. Melihat inkonsistensi performa yang ditunjukan oleh Cech, sepertinya kesempatan Leno untuk memainkan laga debutnya semakin dekat.

Gol Menit Akhir Evan Dimas Bawa Garuda Raih Kemenangan


Gol Menit Akhir Evan Dimas Bawa Garuda Raih Kemenangan

Laga persahabatan antara Timnas Indonesia dengan Timnas Mauritius berhasil dimenangkan oleh 1-0. Gol Garuda mampu dilesaatkan oleh Evan Dimas di menit-menit akhir.

Detail Pertandingan:

Awal babak pertama, kedua kubu langsung memperlihatkan gaya permainan menyerangnya. Walau begitu, kedua negara belum bisa menciptakan peluang yang berarti.

Setelah pertandingan masih terlihat monoton. Pada menit 11, Indonesia mendapatkan peluang yang berarti. Irfan Jaya melakukan umpan silang terhadap Hansamu Yama, sayangnya sundulan Hansamu masih tidak bisa mengenai target. Dua menit berselang, giliran Mauritius mencoba untuk merobek gawang Awan Setho. Secara sigap, Awan Setho masih berhasil menyelamatkan gawang Garuda. 

Timnas Indonesia asuhan Bima Sakti, terus mencoba untuk mendominasi jalannya permainannya di babak pertama. Bahkan di menit 29, Merah Putih kembali mendapati peluang berharga. Nahas, Evan Dimas tidak dapat menyelesaikan umpan Stefano Lilipaly dengan baik.

Terus bekerja keras untuk mencetak gol, Garuda sekali lagi menaikkan tempo permainannya. Di menit 37, Lilipaly mendapatkan peluang dari umpan Evan Dimas. Akan tetapi, tendangan Lilipaly masih melambung jauh.

Sampai saat itu, tidak ada peluang yang berarti untuk kedua kubu. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Babak kedua, Garuda yang ingin mencetak gol langsung menaikkan tempo permainan. Akhirnya di menit 53, Timnas Indonesia hampir merobek gawang melalui kaki Boaz. Untungnya, Louis Kevin, dengan sigap menangkap sepakan pemain yang memperkuat Persipura Jayapura tersebut.

Lagi-lagi kiper Mauritius, Louis Kevin, kembali bisa menghentikan serangan yang dibuat skuat asuhan Bima Sakti melalui skema serangan balik. Menit 67, Lilipaly untuk kesekian kali mendapatkan peluang. Fantastisnya, Louis Kevin bisa mengagalkannya kembali.

Kedua kubu sebenarnya terus mencoba mencetak gol. Mauritius juga terus memperlihatkan gaya permainan menyerangnya. Akan tetapi, Mauritius belum bisa menembus lini serang Timnas Indonesia.

Saat semua banyak pihak mengira skor akan berakhir dengan skor 0-0, di menit 89 Timnas Indonesia akhirnya mampu mencetak gol. Gol tersebut, berhasil dilesatkan oleh Evan Dimas.

Setelah itu tidak ada lagi peluang yang tercipta. Indonesia pun berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-0.

Susunan Pemain:

Indonesia (4-2-3-1): Awan Setho; Fachrudin Wahyudi, Hansamu Yama, Rizki Pora, Gavin Kwan; Evan Dimas, Zulfiandi (Bayu Pradana 34'); Irfan Jaya (Riko Simanjuntak 45'), Febri Hariyadi (Iham Udin Armaiyn 79'); Stefano Lilipaly, Boaz Solossa (Septian David Maulana 60').

Mauritius (4-2-3-1): Jean-Louis Kevin; Speville Jonathan, Augustin Fabrice, Langue Adel, Villeneuve Jeremy, Jocelyn Mervyn, Noel Gary, Patate Jean Jacques, Justin Jonathan, Rose Lindsay, St Martin Walter.

5 Alasan Lionel Messi Lebih Unggul dari Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Copyright: © INDOSPORT

5 Alasan Lionel Messi Lebih Unggul dari Cristiano Ronaldo

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo adalah pemain sepak bola terbaik di planet ini dalam satu dekade terakhir.

Perdebatan antara siapa yang lebih hebat antara kedua pemain itu masih menjadi perbincangan hangat penikmat berita olahraga, khususnya di bidang sepak bola. Hingga saat ini, perdebatan tersebut belum membuahkan hasil.

Beberapa tokoh dunia sepak bola seperti Wayne Rooney menganggap bahwa La Pulga lebih baik dibandingkan dengan CR7.

Meski kini persaingan antara Ronaldo dan Messi akan memasuki babak baru. Ronaldo telah memutuskan mengakhiri 9 tahun masa jayanya dengan Real Madrid dan hengkang ke Juventus. Sementara Messi masih tetap setia dengan seragam Barcelona.

Akan tetapi walaupun pemain asal Portugal itu sudah hijrah ke Liga Italia, Ronaldo masih juga kerap dibandingkan dengan Messi.


Hal ini terjadi karena banyak orang percaya bahwa memang benar pemain berusia 31 tahun itu mempunyai beberapa keunggulan yang menarik.

Kreatif


Lionel Messi di kawal oleh 3 pemain tuan rumah Copyright: © Getty Images
Sportskeeda melaporkan bahwa Messi sangat dipuji atas inovasi dan imajinasinya saat bermain sepak bola.

Menurut mantan pelatih Inggris, Fabio Capello, yang juga menghabiskan tiga tahun bertugas di tim nasional Rusia, Messi memiliki lebih banyak kreativitas daripada Ronaldo.

Contoh kreativitas Messi adalah penglihatannya yang kuat tentang lingkungannya yang memungkinkannya untuk membawa bola ke tempat terbaik, sehingga timnya dapat mengembangkan serangan.

Menurut Gerardo Martino, mantan manajernya di Barcelona, kreativitas Messi sama pentingnya dengan kemampuannya untuk memasukkan bola ke gawang lawan.

Kemampuan yang Lebih Mentereng


Bintang Argentina Lionel Messi saat berduel dengan pemain Kroasia di Piala Dunia 2018. Copyright: © INDOSPORT.comPada La Liga musim lalu, Messi memiliki lebih banyak assist daripada Ronaldo, yakni La Pulga mengantongi 18 assist, sedangkan Ronaldo hanya mampu mengumpulkan 8 assist saja.

Sedangkan musim 2016/17, Messi mampu memberikan 17 assist sedangkan Ronaldo hanya 11 assist, Messi juga menciptakan rasio per pertandingan lebih besar dibandingkan dengan CR7.

Di musim 2011/12 yang luar biasa, Messi mencetak 77 gol dalam 70 pertandingan untuk Argentina dan Barcelona, selain itu ia memiliki 27 assist dibandingkan Ronaldo saat itu hanya 16 assist.
Bintang Argentina juga sangat dipuji karena membuat rekan-rekannya lebih aktif dan terlibat saat berada di lapangan dibandingkan dengan mantan pemain Man United yang dinilai lebih egois

Kepemimpinan dan Kerja Tim yang Baik

Rakitic dan Messi Copyright: © Indosport

Sejak 2011, Messi menjadi kapten tim nasional Argentina dan kapten Barcelona untuk pertama kalinya pada 2013.

Manajer Argentina kala itu, Alejandro Sabella, memberi ban kapten ke Messi karena ia terkesan dengan kedewasaannya.

Selama bertahun-tahun, Messi sangat dipuji karena kemampuannya untuk menjaga teman-teman timnya terlibat dalam permainan dengan tidak mengontrol bola terlalu lama ketika dia memilikinya.

Di sisi lain, Ronaldo yang telah menjadi kapten Portugal sejak 2008, sementara itu dikritik di masa lalu karena terlalu mudah jatuh di lapangan.

Meskipun langkah ini dianggap oleh beberapa orang sebagai taktik penting untuk menghasilkan peluang mencetak gol, ada banyak yang menyarankan bahwa tidak ada tempat untuk diving di sepak bola.

Ronaldo juga telah dikritik karena mencoba melakukan terlalu lama mengontrol bola dan tidak cukup memanfaatkannya kepada rekan satu timnya.

Baik Ronaldo dan Messi telah dihitung secara signifikan untuk timnas mereka masing-masing, dengan Ronaldo akhirnya memimpin negaranya ke final Euro 2016, dimana sebuah pertandingan yang ia lewatkan karena cedera.

Messi membantu Argentina ke Final Piala Dunia 2014, di mana mereka kalah dari Jerman.

Disiplin

Lionel Messi merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Nigeria. Copyright: © INDOSPORT

Sejak tiba di Spanyol pada 2009 silam, Ronaldo telah meraih 46 kartu kuning dan empat kartu merah di La Liga Spanyol dan Liga Champions.

Meskipun dia bukan pemain yang ‘kotor’, catatan disiplinnya tidak dapat dibandingkan dengan Messi. Bintang Barcelona hanya memiliki 35 kartu kuning dan tak menerima kartu merah satu pun, dalam rentang waktu yang sama.

Menjaga ketenangan  di dalam lapangan sepak bola sangat penting, karena bisa mempengaruhi performa timnya, dan tampaknya Messi memiliki keunggulan historis dalam aspek ini.

Ketepatan


Selebrasi Messi Copyright: © Twitter

Salah satu statistik paling signifikan ketika membandingkan kedua pemain adalah akurasi penampilan mereka.

Ronaldo mencetak 26 gol di 2017/18 tetapi membutuhkan 6,92 tembakan per pertandingan. Sebaliknya, Messi mencetak 34 gol dengan lebih sedikit tembakan, yakni hanya 5,79 kali per pertandingan.

Messi memiliki persentase tembakan yang lebih tinggi pada target, memaksa penjaga gawang untuk lebih berjuang menyelamatkan skuatnya.


La Pulga telah melakukan 82 tembakan yang tajam ke arah gawang rval, ini berarti bahwa 46 persen dari usahanya bisa mengarah ke titik yang tepat.


Pada sisi Ronaldo, ia hanya mencatat 40 persen dari total tembakannya ke gawang. Meskipun CR7 masih menjadi pemain yang luar biasa, ia melenceng dari target pada banyak kesempatan, membuatnya kurang berbahaya ketimbang Messi ketika ia memberikan tembakan ke arah gawang.


Chelsea Cerdas Beli Kepa Arrizabalaga

Chelsea Cerdas Beli Kepa Arrizabalaga

Chelsea Cerdas Beli Kepa Arrizabalaga

Keputusan Chelsea mendatangkan Kepa Arriazabalaga di musim panas ini mendapat pujian dari Shaka Hislop. Hislop percaya The Blues telah melakukan langkah yang tepat karena mereka mendatangkan kiper yang sangat bagus.

Chelsea sendiri terpaksa membeli kiper baru di akhir bursa transfer musim panas ini. Mereka kehilangan sosok Thibaut Courtois yang memutuskan hengkang ke Real Madrid.

Sebagai gantinya Chelsea resmi memboyong Kepa Arrizabalaga dari Athletic Bilbao. The Blues harus memecahkan rekor transfer dunia untuk mendapatkan sang kiper, di mana mereka membayar sebesar 71,6 juta pounds bagi kiper Timnas Spanyol tersebut.

Namun Hislop sendiri menilai uang sebesar 71,6 juta pounds itu tidak akan sia-sia karena Kepa akan menjelma menjadi salah satu kiper terbaik dunia.

Kualitas Bagus
Hislop menilai Chelsea tidak salah mendatangkan Kepa ke Stamford Bridge. Ia menilai sang kiper punya potensi yang besar sebagai seorang penjaga gawang.

Salah satu kualitas yang membuat Eks kiper West Ham ini terpukau adalah kemampuan Kepa dalam menghentikan tembakan yang menurutnya di atas rata-rata.

"Apa yang saya lihat dari dirinya saat di Chelsea dan juga Athletic Bilbao adalah dia adalah penghenti tembakan yang sangat luar biasa," buka Hislop kepada ESPN FC.

Bisa Jadi Yang Terbaik
Dalam pengamatan Hislop, tidak banya kiper yang memiliki kualitas sebagus Kepa. Ia bahkan meyakini sang pemain bisa menjelma menjadi salah satu kiper terbaik di masa depan.

"Saya pikir tidak banyak kiper yang memiliki kemampuan sebagus dia. Sejauh yang saya lihat, hanya ada empat kiper yang punya kemampuan yang lebih bagus darinya di Liga Inggris."

"Saya pikir Chelsea telah melakukan pembelian yang luar biasa. Anda harus memperhatikan perkembangannya, karena saya rasa dia bisa menjadi kiper yang lebih baik lagi di masa depan." tandasnya.

Start Apik
Kepa sendiri tampil apik di awal karirnya di Chelsea. Sejauh ini ia sudah membuat 2 clean sheets dari empat laga pembuka EPL musim ini. 

Berikut Alasan Cristiano Ronaldo Ingin Menambah BodyGuard Oleh Pihak Juventus




Cinta Berita - Nama Cristiano Ronaldo langsung melejit di Italia semenjak ia mengambil keputusan untuk bergabung bersama Juventus. Agen Judi Online Terpercaya

Cristiano Ronaldo bagaikan magnet yang punya kekuatan tarik tersendiri bagi para penggemar.

Pemain yang sudah raih Ballon d'Or sebanyak lima kali itu selamanya dikerumuni oleh fan tiap tiap kali melaksanakan aktivitas di luar lapangan.

Tak heran jika kehidupan pribadinya pun turut menjadi konsumsi publik.

Alhasil seluruh anggota keluarga Cristiano Ronaldo pun turut merasakan dampaknya.

Takut kehidupan keluarganya terusik, papa dari empat anak itu meminta tambahan bodyguard dari pihak Juventus. Agen Bola Terpercaya

Dari pemberitaan media Italia, Corriere di Torino, Cristiano Ronaldo sudah meminta tiga pengawal tambahan.


Dua bodyguard itu bakal mengawal Ronaldo dan keluarganya kemanapun mereka pergi.

Sementara yang lain bakal konsisten memantau kediamannya di kawasan Gran Madre Park.

Semua itu dijalankan oleh Cristiano Ronaldo untuk melindungi privasi keluarganya.

Dua bodyguard itu bakal mengawal Ronaldo dan keluarganya kemanapun mereka pergi.

Sementara yang lain bakal konsisten memantau kediamannya di kawasan Gran Madre Park. Bandar Bola

Semua itu dijalankan oleh Cristiano Ronaldo untuk melindungi privasi keluarganya.

Pesan Cristiano Ronaldo Untuk Luca Modrid di Kabarkan Marah



Cinta Berita - Luka Modric sukses mengungguli sosok Mohamed Salah dan Cristiano Ronaldo yang bermain tak kalah impresif sepanjang musim 2017-2018.

Hasil tersebut sempat menyebabkan Ronaldo dikabarkan marah. BANDAR BOLA ONLINE

Bahkan hal tersebut diungkapkan segera oleh pelatih Juventus, Massimiliano Allegri.

"Cristiano baik-baik saja dan dia udah berlatih dengan baik," ucap Allegri dikutip BolaSport.com dari laman Goal.

"Pada hari Kamis, dia marah (tidak menang) sebab dia memenangkan Liga Champions dan mencetak 15 gol. Ini perlihatkan bahwa dia tetap mengidamkan jadi yang terbaik," kata Allegri menambahkan. AGEN IBCBET

Namun, Luka Modric lantas mengungkapkan hubungannya dengan Ronaldo masih baik-baik saja.

Bahkan pemain asal Kroasia itu menyebut Ronaldo mengimbuhkan pesan ucapan selamat usai terima penghargaan dari UEFA, seperti dilansir BolaSport.com dari Marca.

"Saya punya jalinan yang baik dengan dia (Ronaldo), dia mengirimkan pesan selamat untuk aku usai memenangkan penghargaan tersebut dan menghendaki bersua aku secepatnya," ujar Luka Modric.

"Saya baik-baik saja dengan Cristiano, kami akan tetap berlajut, jadi tidak ada yang akan berubah," ucap Modric menambahkan.

Modric mengaku senang terima penghargaaan dari UEFA. AGEN BOLA

Namun, pemain berusia 32 tahun itu mengaku hal yang lebih perlu dari penghargaan individu adalah klub.

4 Legenda MU yang Sampai Saat Ini Masih Sulit Digantikan

Para pemain Manchester United yang tengah melakukan selebrasi. Copyright: © INTERNET

4 Legenda MU yang Sampai Saat Ini Masih Sulit Digantikan

Reputasi Manchester United sebagai salah satu klub terbesar di daratan Inggris memang tak perlu diragukan lagi. Buktinya, Setan Merah merupakan klub dengan jumlah gelar Liga Primer Inggris terbanyak sepanjang sejarah, yakni 20 trofi.

Bukan hanya di kancah domestik, MU juga mampu mendulang prestasi memukau dalam gelaran Liga Champions. Ya, klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut sudah tiga kali berhasil membawa pulang trofi 'Si Kuping Besar'.

Jika berbicara sejarah memang tak akan ada habisnya. Lihatlah sekarang, sejak ditinggal Sir Alex Ferguson yang pensiun pada 2013 lalu, MU belum sekalipun kembali bisa menjuarai gelaran Liga Primer Inggris.

Trofi paling menawan yang didapat setelah era Ferguson adalah gelar Liga Europa pada musim 2016/17. Jose Mourinho berhasil membawa Setan Merah merajai kasta kedua kompetisi benua biru itu.

Namun, perjalanan MU di musim 2018/19 nampak sungguh terseok-seok. Dari empat laga Liga Inggris yang sudah dimainkan, MU hanya mampu meraup enam poin hasil dua kali menang dan dua kali kalah.

Melihat beberapa faktor tadi, jelas sekali, bahwa prestasi MU kini memang sedang sangat menurun. Ada berbagai penyebab, mungkin yang paling utama ialah sulitnya mendapatkan pemain sepadan untuk menggantikan kehebatan para pendahulunya.

Ya, ada beberapa eks pemain MU yang kehebatannya sampai saat ini belum bisa ditemukan penggantinya. Hal ini tentu sedikit banyak berpengaruh terhadap peforma MU yang sekarang.

Roy Keane

Roy Keane saat menjalani pertandingan beberapa musim silam. Copyright: © INTERNET

Semasa masih membela Manchester United, Roy Keane terkenal sebagai jendral lini tengah yang sangat garang. Ia seringkali melakukan permainan keras demi menghalau alur serangan tim lawan. 

Keane pun juga piawai memainkan peran sebagai kapten Setan Merah. Pemain berkebangsaan Irlandia tersebut mampu memimpin rekan-rekan setimnya dengan baik.

Selama 12 musim, Keane menjalani karirnya bersama MU. Selama itu, ia telah menghasilkan banyak gelar bagi United, dan yang paling mencolok adalah torehan tujuh trofi Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions.

Paul Scholes

Paul Scholes saat melakukan selebrasi. Copyright: © Internet

Berasal dari akademi asli Setan Merah yang terkenal dengan "class of 92", Paul Scholes menjelma sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Kelihaian Scholes dalam mengatur serangan dan memberikan umpan-umpan akurat, membuat MU jadi begitu ditakuti akan permainan taktisnya.
 
Tapi itu dulu, sekarang MU sudah tidak punya lagi sosok pemain seperti Scholes. Paul Pogba yang digadang-gadang akan bisa menggantikan Scholes, sejauh ini penampilannya masih belum cukup memuaskan.

Scholes sendiri sudah tampil sebanyak 499 laga dan mencetak 107 gol bagi United. Sepanjang itu, Scholes telah memberikan banyak gelar bagi United, termasuk Liga Champions musim 1998/99, dan 2007/08.

Nemanja Vidic

Nemanja Vidic dan Rafael dalam aksinya terhadap Daniel Sturridge. Copyright: © INTERNET

Sulit untuk memilih antara Nemanja Vidic atau Rio Ferdinand. Tapi yang pasti, kedua pemain tersebut sudah menjadi tandem kokoh yang pernah mengawal lini pertahanan Setan Merah.

Balik lagi ke Vidic, pemain berkebangsaan Serbia itu emang terkenal sebagai bek tengah tertangguh yang pernah dimiliki MU. Vidic sangatlah totalitas, ia tidak pernah takut untuk jatuh bangun bertrubukan hanya demi menghentikan serangan lawan.

Sosok tangguh di lini belakang seperti Vidic, sampai sekarang masih susah dicari penggantinya oleh United. Tak heran jika kini Mourinho sangat mengeluhkan rapuhnya pertahanan MU

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo ketika masih membela Manchester United. Copyright: © INDOSPORT

Peforma Cristiano Ronaldo saat masih berseragam MU sungguh luar biasa. Berawal dari anak muda belum dikenal, Ronaldo perlahan berkembang dan semakin memantapkan diri sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Sebagai pemain nomor punggung tujuh, peran Ronaldo bagi MU sangatlah vokal. Ia bahkan pernah menyabet gelar pemain terbaik dunia saat masih berseragam MU.

Sampai sekarang, sosok nomor tujuh di MU belum bisa ditemukan kembali. Sekarang, harapan itu ada pada diri Alexis Sanchez dan masih kurang bisa menyamai capaian Ronaldo.

Termasuk Pelatih Timnas Inggris, Berikut 5 Pelatih Paling Lama Menukangi Tim Nasional

5 Pelatih Paling Lama Tim Nasional sebuah negara Copyright: © Indosport.com

Termasuk Pelatih Timnas Inggris, Berikut 5 Pelatih Paling Lama Menukangi Tim Nasional

Setelah menukangi Timnas Kolombia selama enam tahun, pelatih legendaris asal Argentina, Jose Pekerman akhirnya angkat koper dan tak memperpanjang kontraknya yang berakhir akhir Agustus lalu.

Sebagai seorang pelatih, enam tahun jelas merupakan waktu yang tak sebentar bagi seorang pelatih, terlebih di era sepak bola modern saat ini. Namun jika melihat ke belakang, apa yang dijalani Pekerman bersama Timnas Kolombia masih terhitung sebentar dibandingkan nama-nama pelatih berikut ini.

April Phumo - Lesotho

April Phumo, mantan pelatih Timnas Lesotho. Copyright: © istimewa
Yang pertama ada nama mantan pelatih Timnas Lesotho, April Phumo. Bersama Timnas negara di Selatan Afrika itu, Phumo memimpin selama 16 tahun, yakni sejak tahun 1979 hingga 1995.

Selain menjadi yang terlama, mantan pemain Timnas Afrika Sleatan di Piala Dunia 1966 itu juga merupakan pelatih pertama di Timnas Lesotho.

Bersama sebuah Timnas negara kecil, tak banyak prestasi yang mampu dipersembahkan pria yang telah meninggal pada usia 74 tahun di 2011 lalu.

Shashi Singh Mahendra - Fiji

Mantan pelatih Timnas Fiji, Shashi Singh Mahendra. Copyright: © istimewa


Di jumlah yang sama, 16 tahun, adapula nama mantan pelatih Timna Fiji Shashi Singh Mahendra.

Shashi menukangi Fiji pada rentan tahun 1960 hingga 1976. Bukan hanya itu, bahkan dalam rentan waktu yang hampir sama, pria berambut ikal itu juga ditugaskan untuk menjadi wakil presiden Federasi Sepakbola Fiji, yaitu pada tahun 1955 sampai 1969.

Sebagai pelatih, prestasi terbaik Shashi yaitu ketika mampu membawa Fiji meraih medali perak di Olimpiade negara-negara pasifik selatan tahun 1963.

Lebih dari itu, dengan berbagai sumbangsihnya di negara kepulauan itu, Shashi bahkan mendapatkan julukan resmi bapak sepak bola Fiji.

Walter Winterbottom - Inggris

Bapak Sepak bola modern Inggris, Walter Winterbottom . Copyright: © FIFA

Di pertengahan abad ke-20, Timnas Inggris pernah lama ditukangi pelatih bernama Walter Winterbottom.

Menukangi The Three Lions selama 16 tahun mulai dari 1946 hingga 1962, Winterbottom bisa dibilang juga merupakan pelatih pertama Timnas Inggris karena sebelumnya Inggris hanya dipimpin oleh pejabat dari federasi.

Bersama Timnas Inggris, Winterbottom terbilang sukses dengan mampu membawa The Three Lions melaju ke empat Piala Dunia secara berturut-turut sejak 1950.

Dengan segala kontribusinya di dunia sepak bola Inggris, Winterbottom bahkan sampai mendapatkan penghargaan 'Sir' dari Ratu Inggris.

Mohammad Anwar Elahee - Mauritius

Mohammad Anwar Elahee, legenda sepakbola Mauritius Copyright: © Istimewa

Sedikit lebih lama yaitu selama 18 tahun, rekor dilewati oleh mantan pelatih Timnas Mauritius Mohammad Anwar Elahee.

Pelatih yang juga mantan pemain belakang Timnas negara di Timur Afrika itu memimpin dalam rentan waktu 1970-1988.

Prestasinya yang tertinggi, Anwar mampu membawa Mauritius hingga partai puncak kejuaraan negara-negara samudera India tahun 1974. Selain itu dirinya juga menjadi satu dari sedikit pelatih yang mampu membawa Mauritius masuk ke fase final Piala Afrika.

Meninggal pada tahun 2010, pengabdian Anwar di sepak bola Mauritius kini dilanjutkan sang anak Anwar Elahee Jr yang kini menjadi wakil Presiden Federasi Sepak Bola Mauritius.

Guillermo Stabile - Argentina

Topskor dan mantan pelatih Argentina. Guillermo Stabile. Copyright: © alchetron

Setelah menjadi topskor Piala 1930 bersama Timnas Argentina, sembilan tahun berselang Guillermo Stabile melanjutkan karier di Timnas Argentina dengan menjadi pelatih.

Tak tanggung-tanggung, dirinya mengabdi bersama Tim Tango sebagai pelatih hingga 21 tahun terhitung mulai 1939 hingga 1960.

21 tahun tersebut juga sekaligus membuat namanya menjadi pelatih dengan waktu terlama memimpin Tim Nasional sebuah negara.

Untuk prestasi, Stabile juga terbilang sangat sukses dengan sumbangan enam Piala Copa Amerika tahun 1941, 1945, 1946, 1947, 1955 dan 1957, serta satu gelar juara Pan American Championship pada 1960.

Atlet Cantik Ini Masih Tak Percaya Bisa Raih Medali di Asian Games

Atlet lari halang 100 m putri Indonesia, Emilia Nova. Copyright: © Instagram.com/emilianovanv

Atlet Cantik Ini Masih Tak Percaya Bisa Raih Medali di Asian Games

Pelari gawang Indonesia, Emilia Nova, belum lama ini berhasil mempersembahkan medali perak pada Asian Games 2018.

Atlet cantik itu mencatatkan waktu 13,33 detik atau hanya tertinggal 0,13 detik dari pelari Korea Selatan, Hye Lim-jung, yang meraih medali emas Asian Games 2018.

Meski menorehkan prestasi untuk Indonesia, sejatinya Emilia mengaku masih tak percaya dengan hasil tersebut. Menurutnya, tidak mudah bersaing di kejuaraan sekelas Asian Games, sebab banyak atlet yang lebih berpengalaman.

"Sama sekali gak nyangka karena ini kelas Asia dan di cabor olimpik. Kalau Asia Tenggara saya masih yakin bisa, tapi Asia dan ini berat, ada China, Jepang dan Korea (Selatan)," akunya.


Raihan medali perak Asian Games 2018 menjadi pencapaian terbaik Emilia Nova, sebab ia menjadi satu-satunya atlet yang mampu mempersembahkan medali perak dari nomor lari gawang 100 meter. Selain itu, ajang kali ini merupakan kejuaraan Asian Games pertama baginya. 

"Tapi saya tetap optimistis, kasih yang terbaik karena sudah proses panjang, jadi tak mau sia-siain di Asian Games. Ini mungkin rezeki," bebernya.

Sebagai informasi, Emilia Nova menjadi atlet pertama di cabor atletik yang meraih medali di ajang Asian Games sebelum akhirnya Sapwaturrahman (nomor lompat jauh putra) menyumbang medali perunggu serta dilengkapi medali perak dari Lalu Muhammad Zohri dan kawan-kawan di nomor esetafet putra 4X100 meter.

Terbukti Menggelapkan Pajak, Mourinho Akan Dipenjara?

Jose Mourinho saat mendapatkan peringatan dari wasit. Copyright: © istimewa

Terbukti Menggelapkan Pajak, Mourinho Akan Dipenjara?

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, nampaknya belakangan akan semakin gusar saja. Masalah peforma buruk MU belum selesai, kini Mourinho harus dihadapkan dengan persoalan hukum dengan pengadilan Spanyol.

Seperti dikutip dari portal berita olahraga asal Spanyol, Marca, Mourinho dijatuhi hukuman satu tahun penjara oleh pengadilan Spanyol.

Mourinho terbukti bersalah akibat kasus penggelapan pajak yang dilakukannya pada tahun 2011 dan 2012 lalu semasa masih membesut Real Madrid.

Total penggelapan pajak yang dilakukan Mourinho terbilang tak sedikit. Ia didakwa pengadilan Spanyol atas penggelapan pajak sebesar 3,3 juta Euro, atau sekitar 57 miliar Rupiah.


Namun, Mourinho tak akan benar-benar menjalani hukumannya tersebut. Penangguhan penahanan yang diajukan Mourinho lewat kuasa hukumnya telah disetuji pengadilan Spanyol.

Sebagai gantinya, Mourinho akan membayar sejumlah uang ke pengadilan Spanyol untuk jaminan atas hukuman kurungannya. Jaminan tersebut berjumlah 669 ribu euro atau sekitar Rp11 miliar.

Uang yang harus dikeluarkan Mourinho juga harus bertambah dengan denda wajib yang didapatnya. Seperti dikutip portal berita olahraga asal Inggris, Mail Sports, Mourinho didenda sekitar 1,8 juta poundsterling, atau sekitar Rp34 miliar.

Penggelapan pajak di tanah Spanyol telah melibatkan beberapa tokoh ternama jagat sepak bola. Sebelum Mourinho, ada pula dua sosok pemain, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, yang lebih dulu terkena kasus serupa.

Ronaldo dan Messi pun juga menerapkan cara yang sama seperti Mourinho agar terhindar dari hukuman penjara. Keduanya turut membayar sejumlah uang jaminan sebagai jaminan atas penangguhan penahanan.

Hengkangnya Ronaldo, Hengkang Pula Sejuta Follower Real Madrid Ke Juventus



Seperti yang telah diprediksikan, cabutnya Cristiano Ronaldo jadi kerugian besar bagi Real Madrid didalam segi popularitas.Shio togel

Penggemar Ronaldo yang "lari" berasal dari account Real Madrid beberapa diperkirakan bergabung sebagai "penggemar" Juventus.


Sebagaimana dikutip BolaSport.com berasal dari web site yang kerap menganilisis dunia sepak bola, Tifo Football, Real Madrid disebutkan kehilangan sejuta followers-nya di Twitter didalam tempo 24 jam sehabis Ronaldo memutuskan pindah. Agen togel hongkong



Sebaliknya bagi Juventus, karena klub asal kota Turin memperoleh keuntungan besar.

Di sarana sosial berasal dari bermacam platform, Juventus memperoleh 4,7 juta followers pasca Ronaldo bergabung.


Selain itu, penjualan jersey Ronaldo memecahkan rekor penjualan jersey terbanyak dan tercepat. Agen togel terpercaya

Dalam sehari jersey Ronaldo terjual sekitar 520 ribu didalam 24 jam, baik lewat online maupun offline.

Belum Lama Dilatih Sarri Si 'Perfeksionis', Rudiger Sudah Senang

Belum Lama Dilatih Sarri Si 'Perfeksionis', Rudiger Sudah Senang

Belum Lama Dilatih Sarri Si 'Perfeksionis', Rudiger Sudah Senang

Bek Chelsea, Antonio Rudiger, tidak bisa menahan pujiannya saat membicarakan pelatih baru, Maurizio Sarri. Bek asal Jerman tersebut mengaku bahwa dirinya senang dilatih olehnya dan melabelinya sebagai perfeksionis.

Baru-baru ini, Sarri kembali membawa Chelsea meraih kemenangan di pekan keempat Premier League. Kali ini, The Blues sukses menumpaskan perlawanan Bournemouth dengan skor meyakinkan, 2-0.

Berkat itu, Eden Hazard dkk pun masih belum menuai kekalahan sekalipun dari empat pertandingannya. Hasil positif tersebut lantas membuat Chelsea kini bertengger di peringkat dua klasemen sementara dengan koleksi 12 poin.

Senang Dilatih Sarri

Sejauh ini, Rudiger mengaku suka dengan gaya bermain yang diterapkan oleh eks nahkoda Napoli itu. Ia juga menyamakan Sarri dengan Luciano Spalletti, mantan pelatih AS Roma yang kini sedang menukangi Inter Milan.

"Sangat menyenangkan bermain di bawah asuhannya. Dia berharap banyak dari semuanya. Dia suka penguasaan bola. Dia berharap semuanya bermain dan menerima bola," ujar Rudiger kepada situs resmi Chelsea.

"Pelatih ini bekerja mirip seperti pelatih saya waktu di Roma, Luciano Spalletti. Mereka cukup mirip, punya banyak taktik dan taktik dalam hal menyerang dan bertahan. Saya suka," lanjutnya.

Senang Tertawa dan Perfeksionis

Rudiger lalu mengungkapkan bagaimana sikap eks nahkoda Napoli tersebut saat di dalam dan luar lapangan. Ia mengatakan Sarri merupakan orang yang asyik saat di luar sepak bola, dan perfeksionis dalam pertandingan.

"Di luar lapangan, dia senang tertawa. Dia orang yang seru. Di lapangan, saya bisa bilang dia perfeksionis!" tambahnya.

"Bagi kami, penting untuk bisa memenangkan semua pertandingan sejauh ini. Kami berkembang. Ini tidak mudah untuk pelatih baru, semuanya baru, kami harus beradaptasi dengan cepat. Apalagi di Inggris. Tetapi kami bermain baik," pungkasnya.

Selanjutnya, Chelsea akan menghadapi Cardiff City dalam laga lanjutan Premier League hari Sabtu (15/9) mendatang di Stamford Bridge. Rentang waktu cukup lama ini dikarenakan adanya laga internasional dalam dua pekan nanti.

Ini Kekurangan Skuat Chelsea Saat Ini di Mata Maurizio Sarri

Ini Kekurangan Skuat Chelsea Saat Ini di Mata Maurizio Sarri

Ini Kekurangan Skuat Chelsea Saat Ini di Mata Maurizio Sarri


Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri enggan berpuas diri dengan tren positif yang diraih timnya belakangan ini. Sarri percaya bahwa masih banyak hal yang harus dibenahi timnya agar bisa meraih hal yang besar di akhir musim.

Chelsea sendiri berhasil meraih kemenangan di pertandingan pekan ke empat EPL musim ini. Menjamu Bournemouth di Stamford Bridge, The Blues sukses menang dengan skor 2-0.

Kemenangan itu merupakan kemenangan keempat yang diraih Chelsea musim ini. Sejauh ini mereka sudah menyapu bersih kemenangan di empat laga EPL, setelah sebelumnya menumbangkan Huddersfield Town, Arsenal dan Newcastle United.

Meski sudah meraih empat kemenangan beruntun, Sarri merasa timnya masih harus banyak berbenah. "Saya senang dengan hasil akhir ini dan saya juga senang dengan performa tim kami," buka Sarri seperti yang dikutip Sportsmole usai pertandingan melawan Bournemouth.

Intensitas Kurang

Meski menang, Sarri menilai timnya seharusnya bisa bermain dengan intensitas yang lebih tinggi sehingga mereka bisa lebih mudah meraih kemenangan.

"Pertandingan tadi sangatlah sulit. Mereka [Bournemouth] sangat terorganisir dalam bertahan dan mereka juga bertahan dengan sangat baik, sehingga di babak pertama situasinya cukup sulit bagi kami."

"Mungkin kami harus bisa mengalirkan bola lebih cepat dari seharusnya dan mungkin kami juga harus memperbaiki pergerakan tanpa bola kami untuk kedepannya."

Progress Positif

Meski memiliki beberapa kekurangan, Sarri juga tidak lupa memuji anak asuhnya yang ia rasa sudah menunjukan perkembangan yang positif.

"Pada pertandingan melawan tim yang bertahan dengan sangat rapat seperti Burnley, pertandingan biasanya dimenangkan di 20-25 menit terakhir, jadi saya selalu percaya kami bisa memenangkan laga ini."

"Untuk saat ini saya sangat senang dengan apa yang ditunjukkan para pemain saya. Mereka berkembang dengan sangat baik di sepanjang sesi latihan dan juga di pertandingan." tandas eks juru taktik Napoli tersebut.

Lanjutkan Momentum

Chelsea sendiri akan berusaha meraih kemenangan kelima mereka musim ini saat menjamu Cardiff City di Stamford Bridge pada hari Sabtu (15/9) malam nanti. 

Hasil Pertandingan Burnley vs Manchester United: Skor 0-2

Hasil Pertandingan Burnley vs Manchester United: Skor 0-2

Hasil Pertandingan Burnley vs Manchester United: Skor 0-2

Pertandingan matchday empat Premier League 2018019 mempertemukan Burnley melawan Manchester United. Pertandingan ini dilangsungkan di Turf Moor pada hari Minggu (02/09).

Manchester United menunjukkan keseriusan untuk bangkit dengan permainan agresif sejak awal permainan. Dominasi total United pada awal-awal pertandingan berbuah gol pada menit ke-26 melalui Romelu Lukaku. Sebelum babak pertama usai, Lukaku menggandakan keunggulan Setan Merah dengan gol keduanya.

Pada babak kedua, lebih banyak drama yang terjadi meski tak ada gol tambahan. Marcus Rashford diusir dari lapangan dan Paul Pogba gagal menambah gol lewat tendangan penalti.

Babak Pertama

Dua kekalahan beruntun di awal musim ini nampaknya membuat Man United bermain penuh motivasi. Demi mengejar kemenangan, United sudah menunjukkan agresivitas tinggi sejak awal permainan.

Upaya keras United berbuah manis pada menit ke-26. Romelu Lukaku berhasil membuka skor. mendapatkan umpan silang presisi dari Alexis Sanchez, Lukaku yang tidak terkawal dengan mudah menjebol gawang Joe Hart dengan sundulan terukur.

Pada penghujung babak pertama, Lukaku kembali menjebol gawang Hart. Berawal dari kerjasama yang apik di lini tengah, para pemain Manchester United bisa membawa bola ke depan gawang Burnley. Tembakan Lingard masih membentur lawan tetapi bola liar disambar Lukaku untuk mencetak gol. babak pertama pun ditutup dengan skor 2-0.

Babak Kedua

Pada babak kedua, United menurunkan intensitas serangan dan lebih banyak mencoba mengendalikan permainan. Burnley tak mampu memanfaatkan situasi itu untuk balik mengancam United meski mereka sudah tertinggal dua gol.

United bermain semakin nyaman dan mereka bahkan mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-68. Namun tendangan penalti ini tak mampu dituntaskan menjadi gol oleh Paul Pogba karena tendangannya diselamatkan oleh Joe Hart.

Beberapa menit berselang, Rashford mendapatkan kartu merah langsung. Merasa dilanggar oleh Bardsley, rashford menanduk lawan dan wasit mengusirnya keluar. Bardsley sendiri hanya mendapatkan kartu kuning.

United sebenarnya masih cukup dominan meski bermain dengan 10 pemain. Mereka mampu menciptakan banyak peluang tetapi sampai laga usai, tak ada gol tambahan tercipta.

Hasil Pertandingan Cadiff City vs Arsenal: Skor 2-3

Hasil Pertandingan Cadiff City vs Arsenal: Skor 2-3

Hasil Pertandingan Cadiff City vs Arsenal: Skor 2-3

Pertandingan matchday keempat Premier League mempertemukan Cardiff City menghadapi Arsenal. Pertandingan ini dilangsungkan di Cardiff City Stadium pada hari Minggu (02/09).

Arsenal mengalami banyak kesulitan dalam pertandingan ini. Ide membangun serangan dari belakang yang dibawa oleh Unai Emery ternyata menghadirkan banyak resiko. AKurasi passing Petr Cech sangat buruk dan berkali-kali melakukan blunder yang membahayakan gawangnya sendiri.

Arsenal bisa unggul lebih dulu lewat Shkodran Mustafi pada menit ke-11, tapi Victor Camarasa menyamakan kedudukan pada penghujung babak pertama. Pierre-Emerick Aubameyang membawa Arsenal kembali unggul tapi Danny Ward kembali menyamakan kedudukan.

Babak Pertama

Arsenal bisa bermain dominan di awal permainan. Mereka mengambil inisiatif menyerang meski terlihat sangat tenang dalam membangun serangan. Arsenal mengalirkan bola dari kaki ke kaki dan mencoba membongkar permainan Cardiff dengan sabar.

Sementara itu, Cardiff lebih banyak bertahan dan mencoba mengancam lewat serangan balik. Meski berusaha menyerang dengan rapi, gol pertama Arsenal ternyata tercipta lewat bila mati. Berawal dari sepak pojok, Mustafi menyundul bola masuk untuk membawa Arsenal unggul pada menit ke-11.

Arsenal masih bermain dominan meski sudah unggul. Mereka terus mengendalikan tempo dan lebih banyak menguasai bola. Tapi serangan Arsenal dari permainan terbuka selalu sulit menembus pertahanan Cardiff.

Tuan rumah justru bisa menyamakan kedudukan pada akhir babak pertama. Umpan silang Bennett, Camarasa bisa mengendalikan bola, berbalik, dan melepas tembakan keras yang membuat kedua tim kembali imbang saat memasuki jeda.

Babak Kedua

Arsenal masih mendominasi permainan pada babak kedua. Mereka semakin intens melancarkan serangan untuk mengejar kemenangan. Usaha Arsenal membuahkan hasil pada menit ke-62.

Mendapatkan umpan di depan kotak penalti, Aubameyang melepas tembakan melengkung yang menjebol gawang Cardiff. Neil Etheridge tak mampu menjangkau bola yang mengarah ke tiang jauh.

Namun delapan menit berselang, Cardiff kembali menyamakan kedudukan. Danny Ward melepas sundulan presisi yang menjebol gawang Cech untuk kali kedua.

Arsenal bisa pulang dengan kemenangan berkat gol brilian Alexandre Lacazette. menerima bola di sisi kanan gawang lawan, Lacazette memutar badan dan melepas tembakan dari sudut sempit. Bola meluncur deras ke pojok atas gawang Etheridge pada menit ke-80. Sampai laga usai, skor 2-3 tetap bertahan.

 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger