Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   

Rekomendasi Posts



















Tampilkan postingan dengan label regional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label regional. Tampilkan semua postingan

Kapolri dan Para Mantan Panglima TNI Ini Jadi Taget Penculikan Hingga Pembunuhan


Cintaberita Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menkopolhukam Wiranto, dan Adian Napitupulu jadi tujuan ancaman penculikan sampai pembunuhan.

Dilansir dari hal itu terungkap sesudah politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, melapor ke Bareskrim Polri atas ancaman yang diterimanya melalui fasilitas sosial dan pesan singkat.

Adian Napitupulu mengaku dirinya diancam bakal diculik sampai bakal dibunuh.Bahkan ancaman itu ditujukan tak hanya kepada dirinya.

Namun terhitung kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sampai Menkopolhukam Wiranto.

"Ancaman-ancaman penculikan, pembunuhan. Yang diancam tidak hanya saya, ada Pak Tito, Pak Luhut, Pak Wiranto.

Jadi satu anggota DPR, dua menteri, Kapolri yang diancam," ujar Adian, di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019).

Ia menyatakan bahwa ancaman itu diterima melalui banyak variasi fasilitas sosial layaknya di WhatsApp dan Facebook.

Selain itu, ada pula ancaman melalui SMS dan kuantitas pesan ancaman yang diterimanya meningkat selama tiga hari belakangan.

JUDI BOLA BANDAR BOLA ONLINE AGEN SBOBET

Menurutnya, ancaman itu diterimanya lantaran ia terlampau vokal menunjukkan pertolongan kepada Presiden Joko Widodo.

Ia pun menyayangkan lantaran pandangan tidak sama membuatnya terima ancaman.

"Nomor-nomor telephone pengirim dan akun-akun pengirim ancaman telah saya laporkan semua. Terbaru tadi pagi baru terima ancaman lagi," ucapnya.

Baca juga : Rupiah Gagal Sapu Bersih Asia, Terjegal Ringgit dan Bah

"Kalau kita mempunyai pandangan tidak sama berkenaan banyak hal, ya bicarakan secara ilmiah. Jangan mengancam," imbuh Adian.

Adian menyerahkan barang bukti kepada kepolisian bersifat tangkapan layar memuat kata-kata ancaman, nomor ponsel dan juga akun pengancam.

Ia melaporkan tiga nomor ponsel dan satu akun Facebook di dalam laporan ini.

Adapun laporan Adian diterima dan teregister bersama nomor LP/B/0496/V/2019/BARESKRIM tertanggal 22 Mei 2019.

Larissa Chou Kini Hanya Bisa Bayangkan Senyum Manis Ustaz Arifin Ilham


Cintaberita Jakarta - Larissa Chou begitu terpukul paham mertuanya, Ustaz Arifin Ilham, meninggal dunia. Banyak kenangan selama dirinya menjadi bagian dari keluarga sang ulama.

Istri Alvin Faiz itu menyatakan tak mampu ulang mendengar panggilan sayang dari Arifin Ilham kepadanya. Dia terhitung tak mampu ulang lihat senyum manis Arifin.

"Tidak mampu lihat senyum ini lagi, hanya mampu berkhayal lewat ingatan," tulisnya di Instagram.

Bandar togel Bandar togel terbaik Bandar togel terpercaya

Sekali lagi, Larissa Chou pun mengucapkan salam perpisahan untuk Ustaz Arifin Ilham.

Baca juga : Kabar Terbaru Kericuhan Terjadi di Sabang Jakarta, Massa Bajak Truk Kepolisian Dan Hampir di Bakar

"Selamat jalur Abi sayang," tuturnya.

Polisi Tangkap 2 Peserta Aksi 22 Mei di Medan yang Bawa Senpi


Cintaberita Medan - Dua pria diamankan petugas kepolisian waktu jalankan unjuk rasa atau Aksi 22 Mei di Kantor Bawaslu, Sumut.

Kedua pria berikut segera dibawa ke Mapolrestabes Medan sebab membawa senjata api dan senjata tajam tipe sangkur.

"Kedua pria ini ditangkap secara terpisah. Pria yang membawa senjata api ditangkap waktu hendak masuk ke kerumunan massa aksi," kata Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha, yang dikutip dari Antara, Kamis (23/5/2019).

Sedangkan pria yang membawa senjata tajam ditangkap di antara para demonstran. Namun, sampai waktu ini belum diketahui apakah ke-2 pria berikut merupakan anggota daei peserta aksi atau penyusup.

Aksi ini ditunaikan di depan Kantor Bawaslu Sumut, Jl H Adam Malik, Medan. Aksi ini terjadi sejak Rabu (22/5) siang sampai larut malam.

"Masih kami dalami apakah dua laki-laki ini merupakan penyusup atau anggota dari peserta aksi," kata Kasatreskrim.

Agen Togel Resmi Agen Togel Terpercaya Bandar Togel Terpercaya

Yudha mengimbau kepada massa aksi agar tidak membawa senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya yang dapat mengganggu atau mengacaukan keadaan keamanan.

"Apalagi kami khawatirkan rawan provokator, rawan menyulut psikologi massa berubah jadi beringas.

Baca juga : Berikut Curhatan Sang Ayah Setelah Mengetahui Putrinya di Temukan Tewas Mengenaskan

Itu yang kami antisipasi, petunjuk kami jangan bawa sajam. Kalau mau memberikan pendapat silahkan," ujarnya

TKW Asal Palembang Helen Puspitasari Kondisnya Kini Masuk Penjara di Malaysia, Ini Cerita Kasusnya


Cintaberita Helen Puspitasari merupakan TKW asal Palembang yang bekerja di Malaysia, akhirnya menambahkan kabar kepada keluarga yang berada di Palembang.

helen menambahkan kabar bahwa posisinya saat ini tetap berada di Malaysia, tetapi kondisinya masuk jeruji besi atau penjara.

Hal berikut disampaikan oleh keponakakan perempuannya.

Winda yang merupakan keponakan perempuan Helen sementara dihubungi Sripoku.com, Minggu (19/5/2019) menyebutkan bahwa Helen sudah masuk penjara di Malaysia yang mana pesan berikut didapat segera dari TKW Asal Paalembang tersebut.

"Helen saat ini sudah masuk penjara di Malaysia dari info helen Ia di penjara dikarenakan tidak punyai dokumen formal agar dia ditahan,"ujarnya

Ia menyebutkan sebelum akan di penjara Helen sempat diberi 2 pilihan sudi di penjara atau menambahkan duit sebesar 15 juta sebagai jaminan tebusan.

Togel Singapore Daftar Togel OnlineBuku Mimpi

Namun Helen lebih memilih untuk di penjara.

"Yuk, sesungguhnya aku sudi menambahkan duit tebusan tetapi Mamak gak ada kembali biarin biar helen di penjara aja disini," kata Helen sementara menelpon Winda beberapa bulan yang lalu.

Baca juga : Niat Baik Jokowi - Menunggu Sikap Patriotik Prabowo

Dari info Winda, Helen tidak sempat menambahkan kejelasan berapa lama ia mendapat hukuman di penjaran, dikarenakan posisinya sementara itu tidak boleh memegang HP seumpama didalam penjara.

Karena Mitos, Pengendara Takut Tabrak Kucing di Jalanan


Cintaberita Ciputat - Seorang pria mengeluhkan motornya yang oleng di anggota depan kepada mekanik di sebuah bengkel di kawasan Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Bagian spakbornya nampak bengkok, begitu termasuk anggota rodanya.

"Kemarin motor dipakai anak, motornya tergelincir gara-gara menjauhi kucing mas, yo wis deh daripada nabrak kucing," ujar pria paruh baya itu.

Jawaban tak terduga nampak berasal dari mulut mekanik. "Wah pak jika tersedia kucing di jalanan, mending tabrak saja, daripada kami yang mati.

Kalau tersedia omongan kami kena dapat kena apa-apa habis nabrak kucing, itu mitos saja pak," ujarnya serius.

"Ya jika nabrak, tinggal urusin saja kucingnya, minggirin atau kuburin," ujar si mekanik lagi.

Sekedar sharing, aku sendiri pernah dirawat kira-kira seminggu di Rumah Sakit akibat menjauhi anak kucing yang tiba-tiba saja berlari di jalanan.

Ya bagaimana ya, rela nabrak makhluk yang lucu itu nggak kuasa, mending banting setir. Kepala pun kelanjutannya mencium aspal.

Di masyarakat sebetulnya tersedia mitos yang menyatakan jika kami menabrak kucing, maka kami perlu mengubur si kucing bersama baju yang kami manfaatkan kala menabrak untuk menjauhi hal-hal buruk.

BANDAR DOMINO99 AGEN BANDARQ AGEN POKER

Berkat mitos ini, kucing sebetulnya termasuk hewan yang 'diistimewakan' di jalanan. Bayangkan jika tersedia tikus atau hewan lain yang menjadi 'road kill' di jalanan, siapa yang rela mengakses baju untuk mengubur tikus ya?

"Saya pernah begitu, aku nggak menyaksikan tersedia anak kucing di belakang, kembali tidur dia di dekat roda, aku mundur lah, eh kok tersedia darah, tahunya anak kucing.

Baca juga : Identitas Mayat dengan Selang Infus di Tangan Adalah Pasien yang Kabur

Kaos aku membuka segera aku kubur itu kucing. Kucing yang serupa tersedia kali ya 3 bulan sekali beranak 3-5 anak kucing di dekat tempat tinggal saya," ujar Indra, pengendara moge yang ditemui di tempat yang sama.

Populasi kucing lebih-lebih kucing liar akhir-akhir ini sebetulnya sedang meledak. Pemerintah pun sudah mengupayakan mengontrol populasi kucing bersama mengebiri kucing jantan.

Di Jakarta, Pemprov DKI mengebiri ratusan kucing di Jakarta Timur akhir Februari lalu.

Polisi Buru Penyerang Pasutri yang Bunuh dan Karungi Jasad Sang Istri


Cintaberita Kabupaten Bandung - Jihan Nur Shofia (28) ditemukan tewas terbungkus karung plastik di dalam rumahnya. Perempuan tersebut jadi korban pembunuhan. Polisi bergerak memburu pembunuh sadis.

Jasad korban ditemukan di rumahnya, kompleks Griya Bandung Indah (GBI), Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (20/5/2019) dini hari.

Sebelumnya Jihan dan suaminya, Feri, dalam selagi tidak sama di serang pelaku di dalam rumah, pada Minggu (19/5).

Jihan yang belum mempunyai anak ini ditemukan lebih dari satu jam setelah suaminya, Feri (30), selamat berasal dari upaya pembunuhan. Feri kini dirawat intensif di Rumah Sakit Al Islam Kota Bandung.

"Pelakunya sedang dalam pengejaran," kata Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan via kelanjutan telepon, Senin (20/5/2019).

Indra mengungkapkan korban meninggal dunia satu orang dan luka satu orang. Ia menegaskan kedua korban berstatus suami-istri.

BANDAR DOMINO99 AGEN BANDARQ AGEN POKER

"Korbannya satu meninggal dunia perempuan, sekarang jenazahnya di Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilaksanakan autopsi.

Baca juga : Ditangkap Polisi, Lieus Sungkharisma: Saya Diangkat Kayak Ogoh-ogoh!

Untuk korban yang Laki-laki di Rumah Sakit Al-Islam sedang dilaksanakan perawatan, mengalami luka di anggota mata," ujar Indra.

Ditangkap Polisi, Lieus Sungkharisma: Saya Diangkat Kayak Ogoh-ogoh!


Cintaberita Jakarta - Aktivis Lieus Sungkharisma memprotes proses penangkapan polisi terhadapnya. Lieus menjadi diperlakukan layaknya ogoh-ogoh.

"Saya langsung ditarik, saya diangkat kayak ogoh-ogoh ya kan," kata Lieus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (30/5/2019).

Lieus menjadi dirinya diperlakukan tidak adil oleh polisi.

"Jadi nggak adil lah ini," cetusnya.

Dia termasuk mempertanyakan tuduhan makar yang dipersangkakan kepadanya.

"Ini apa ini, menjadi kayak...aduh dituduhnya makar," ucap Lieus dengan tangan diborgol.

Bandar togel Bandar togel terbaik Bandar togel terpercaya

Lieus ditangkap tim penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pagi tadi di Jalan Keadilan, Jakarta Barat. Lieus kemudian langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pengecekan lebih intensif.

Baca juga : Narkoba Jenis Baru Berhasil di Gagalkan Saat Diselundupkan ke Rutan Depok

Bareskrim Polri telah dua kali menjadwalkan pengecekan Lieus. Namun, Lieus tidak hadir di dalam pengecekan berkenaan tuduhan menyebarkan hoax dan makar.

Berikut Pesan Imigran Afghanistan untuk Masyarakat Indonesia



CINTABERITA - Konflik tak berkesudahan yang terjadi di negaranya membuat banyak warga Afghanistan pergi keluar dari negaranya.

Mereka trauma dan juga takut nyawanya akan terbuang sia-sia dari kekejaman konflik di negara tersebut.

Satu diantaranya yakni Ali Reza (31) yang sudah enam tahun meninggalkan negaranya untuk mencari kehidupan yang lebih tenang.

Meski sampai saat ini nasibnya tak jelas dan tak juga mendapatkan status warga negara karena dianggap imigran gelap, Ali merasa jauh lebih tenang berada di Indonesia ketimbang pulang ke negaranya.

Ia pun merasa kerasan berada di Indonesia meski harus hidup di emperan jalan bersama puluhan imigran lainnya beratapkan terpal.

"Di Indonesia banyak suku dan agama tapi hidupnya baik-baik dan sama-sama hidupnya. Tapi kalau disana (Afghanistan) enggak, aku suka di Indonesia," kata Ali di sekitar Rumah Detensi Imigrasi Jakarta, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (16/5/2019)

Dia pun berpesan agar masyarakat Indonesia yang majemuk dan beragam ini dapat terus menjaga persatuannya agar tidak terpecah belah seperti yang terjadi di negaranya.

"Indonesia jangan sampai pecah harus baik-baik nanti kalau konflik kaya negara aku," kata Ali berpesan.



Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 

BANDAR BOLA ONLINE | AGEN SBOBET | AGEN IBCBET 

Image and video hosting by TinyPic




Imigran Afghanistan Mengaku Lebih Tenang Hidup Mengemper di Indonesia Dibanding di Negaranya



CINTABERITA - Meski hidup di tengah keterbatasan dan tanpa kepastian, Ali Reza (31) pengungsi asal Afghanistan menyebut lebih baik di Indonesia ketimbang di negaranya.

Hal itulah yang membuatnya tetap bertahan meski hidup di tenda beratap terpal di emperan sekitar Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta, Kalideres, Jakarta Barat.

"Lebih enak di sini meski tinggal di tenda karena di sini aman. Kalau di Afghanistan tinggal di rumah tidak tenang takut ada perang," kata Ali kepada Kamis (16/5/2019).

Ali bercerita bahwa kondisi konflik di negaranya memang cukup parah.

Tak sedikit anggota keluarga dan kerabatnya yang tewas akibat konflik tak berkesudahan itu.

"Kalau kita mau bepergian di jalan itu teroris tutup jalan lalu kita diturunin dari mobil. Dilihat kemudian kita diancam, dibawa dan dimatiin, sama sekali enggak bebas disana," kata Ali.

Bulan Ramadan yang seharusnya menjadi bulan penuh kedamaian dikatakan Ali malah membuat konflik di negaranya kian memanas.

"Justru kalau bulan puasa disana lebih parah. Disana kalau bulan puasa ada bom ratusan orang korbannya," kata Ali yang masih memantau perkembangan negaranya melalui pemberitaan.

Ali sendiri sudah sekitar enam tahun meninggalkan negaranya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih tenang.

Ia sudah tak mau lagi kembali ke tanah kelahirannya yang menurutnya sudah sangat mencekam.

Ia berharap bisa secepatnya mendapatkan suaka ke Australia, negara pemberi suaka yang lokasinya dekat dengan Indonesia.

"Aku sudah enam tahun di Indonesia. Sudah ke Jakarta, Bogor, Riau, Bandung. Kalau di Kalideres ini sudah setahunan," kata Ali.


suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!

AGEN POKER | AGEN DOMINO99 |  DOMINO ONLINE


Image and video hosting by TinyPic A

Pak Jenggot Bisa Bikin Bom Dahsyat, Polisi dan Massa di Depan KPU Jadi Target


Cintaberita BOGOR - Sehari setelah melaksanakan penangkapan terhadap E dengan kata lain AR dengan kata lain Pak Jenggot (51), Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror melaksanakan olah tempat kejadian perkara, Sabtu (18/5/2019).

Barang bukti yang ditemukan lumayan mengejutkan di antaranya sejumlah bahan peledak, lengkap dengan buku petunjuk menyebabkan bom.

"Barang bukti bersifat enam bom berasal dari bahan yang telah jadi. Ada satu buah buku catatan tentang bagaimana merakit bom.

Kemudian berbagai type senjata tajam, ada air softgun. Ada pula bahan-bahan pembuat bom, terhitung detonator," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Sabtu.

Dedi Prasetyo menambahkan, Pak Jenggot memiliki kekuatan merakit bom berdaya ledak besar.

"Kemampuan E sama seperti kelompok JAD (Jamaah Ansharut Daulah) Lampung dan JAD Bekasi," katanya.

JUDI BOLA BANDAR BOLA ONLINE AGEN SBOBET

Ia terhitung telah melaksanakan begitu banyak ragam eksperimen, terhitung memiliki laboratorium untuk menyebabkan bom.

"Berbagai senyawa telah mereka coba. Ia terhitung memiliki laboratorium untuk menyebabkan bom. Telah disiapkan pada lain penanak nasi yang digunakan sebagai tempat bom berdaya ledak tinggi," jelasnya.

Pak Jenggot beserta kelompoknya sebenarnya telah buat persiapan beberapa agenda peledakan, terhitung melaksanakan aksi terhadap 22 Mei 2019, waktu Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberitakan hasil Pemilu 2019.

"Sasarannya, menurut mereka, thogut, yaitu polisi yang sedang menjalankan tugas. Kedua, mereka menyasar kerumunan massa di depan KPU. Mereka mengikuti dinamika perkembangan waktu ini," malah Dedi Prasetyo.

Baca juga : Bantah Lakukan Prostitusi Online, Baby Shu Ingin Kenal dengan Mucikari

Ia terhitung telah melaksanakan begitu banyak ragam eksperimen, terhitung memiliki laboratorium untuk menyebabkan bom.

"Berbagai senyawa telah mereka coba. Ia terhitung memiliki laboratorium untuk menyebabkan bom. Telah disiapkan pada lain penanak nasi yang digunakan sebagai tempat bom berdaya ledak tinggi," jelasnya.

Pak Jenggot beserta kelompoknya sebenarnya telah buat persiapan beberapa agenda peledakan, terhitung melaksanakan aksi terhadap 22 Mei 2019, waktu Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberitakan hasil Pemilu 2019.

"Sasarannya, menurut mereka, thogut, yaitu polisi yang sedang menjalankan tugas. Kedua, mereka menyasar kerumunan massa di depan KPU. Mereka mengikuti dinamika perkembangan waktu ini," malah Dedi Prasetyo.



Brigjen Dedi Prasetyo menambahkan jaringan teroris yang baru saja ditangkap ini merupakan kelompok Virgi Abu Hamzah yang terstruktur dan militan.

"Kelompok ini jaringan terorisme yang terstruktur dan lebih dikenal sebagai kelompok Virgi Abu Hamzah. Abu Hamzah sampai kini tetap ada di Suriah," katanya.

Kelompok ini terlibat didalam aksi penyerangan terhadap Polresta Surakarta.

"Jejaringnya kelompok Mujahidin Indonesia Timur, kelompok Santoso yang ada di Poso. Kelompok ini terkoneksi ke sana," Jelasnya.


Terduga Pembunuh Siswi SMP Mengaku Dendam Sering Diejek, Jemput Korban di Rumahnya dan Kejar-kejaran


Cintaberita Motif pembunuhan pada siswi SMP di Lubuklinggau, Wiwik Wulandari (15) kelanjutannya terungkap.

Sang pelaku yang merupakan sepupu korban MAF alias Al (15) itu tega menghabisi nyawa Wiwik Wulandari lantaran kesal kerap diejek.

Wiwik Wulandari pertama kali ditemukan oleh didalam kondisi tak bernyawa di Jalan Mangga, RT 04 Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Sumsel, Jumat (17/5).

Jasad gadis malang itu ditemukan lebih kurang pukul 13.10 WIB, didalam kondisi tertelungkup.

Korban juga ditemukan bersama kondisi luka tusuk sebanyak tiga liang di bagian perutnya di parit jalan menuju kebun warga.

Wiwik Wulandari ditemukan meninggal dunia sepulang dari sekolahnya.

Togel Singapore Daftar Togel Online Buku Mimpi

Pembunuhnya dianggap MAF bocah berusia 15 th. warga RT 01 Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, yang tak lain sepupunya sendiri.

Berdasarkan informasi dikumpulkan MAF merupakan seorang pelajar yang tengah duduk di kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Lubuklinggau.

Dikutip dari laman Facebook Polsek Barat Kota Lubuklinggau pelaku kala ini telah diamankan, namun pelaku segera diserahkan ke Polres Lubuklinggau untuk pengembangan lebih lanjut.

Baca juga : Manchester United Berminat Untuk Dataangkan Robert Lewandowski

"Mengingat pelaku masih di bawah usia (anak-anak). Pelaku dilimpahkan ke Polres Lubuklinggau ke Sat Reskrim untuk penyidikan lebih lanjut," tulisnya di acount Facebook Lubuklinggau Barat.

Dalam konferensi pers tersebut, diahadirkan pula tersangka MAF alias Al (15).

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono memimpin jalannya konferensi pers.

AKBP Dwi Hartono menjelaskan kronologi, motif dan pengungkapan persoalan ini.

Polisi sanggup menangkap MAF alias Al sehabis menyaksikan runtutan rekaman CCTV.

Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, Al adalah orang terakhir yang bersua bersama korban.

Atas info tersebut, polisi kemudian mengejar Al.

"Sempat datang ke sebagian tempat namun tidak ketemu. Baru kelanjutannya ditangkap oleh Kanit Reskrim Polsek Linggau Barat di Daerah Talang Rejo Ulak Lebar Lubuklinggau," kata AKBP Dwi Hartono.

Awalnya, tersangka Al tak mengakui perbuatannya kala diintrogasi pihak kepolisian.

Tapi sehabis menekuni proses pemeriksaan dan konfrontir, ia pun kelanjutannya mengaku.

Moeldoko: Masih Sembarangan Ngomong Tangkepin aja, Itu Konsekuensi


Cintaberita JAKARTA - Moeldoko mengingatkan para tokoh penduduk supaya tak sembarangan berbicara.

Kepala Kantor Staf Presiden itu mengatakan, jika tetap berbicara sembarangan maka ancaman penangkapan menanti.

"Jangan ngomong sembarangan. Anda ngomong sembarangan ada risiko. Jadi sebenarnya saat ini itu sudah aku katakan dua bulan yang lalu.

Tapi tetap sembarangan, tangkepin aja. Itu konsekuensi," kata Moeldoko di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Agen Judi Online Terpercaya Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya

Moeldoko menyebutkan, Indonesia merupakan negara hukum.

Oleh sebab itu, tiap-tiap warga negara kudu mempertanggungjawabkan segala perbuatannya di depan hukum.

Jika tingkah laku seorang warga negara terbukti melanggar hukum, maka sistem hukum kudu dijalankan.

Mantan Panglima TNI itu jadi heran lantaran tetap saja ada tokoh yang berbicara sembarangan.

Baca juga : Siaran Langsung Live Facebook, Pemuda Ini Pertontonkan Adegan Hubungan Intim dengan Gadis ABG

Ia mengaku sudah mengingatkan semua pihak sejak dua bulan lantas untuk berhati-hati berbicara jika tak dambakan berurusan bersama dengan hukum.

"Dari awal aku sudah jelaskan, hati-hati. Negara yang demokratis itu selalu kudu ditegakkan. Law enforcement. Kan sudah aku katakan beberapa lalu. Hati-hati, jangan ngomong sembarangan," ujar Moeldoko.

"Masih sembarangan tangkepin aja. Itu konsekuensi. Enggak ada urusannya mirip menggembosi. Dirinya sendiri yang menggembosi dirinya sendiri," lanjut dia.

VIDEO: Ini Barang Bukti Terduga Bandar Narkoba yang Ditangkap di Sidrap


Cintaberita PANCA RIJANG - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN), mengamankan pasangan suami istri yang dianggap sebagai bandar narkoba.

Pasangan suami istri yang diamankan ialah, AG, dan ST.

Pemeriksaan pada bandar AG, dipimpin oleh Mayor S F Aritonang.

Togel Singapore Daftar Togel Online Buku Mimpi

Barang bukti yang diamankan ialah, empat mobil mewah yang tidak benar satunya bermerk Mini Cooper, dan satu motor tipe trail.

Terduga "AG" diperiksa bersama isterinya "ST" berkaitan pengembangan masalah narkoba yang pada mulanya berlangsung di Nunukan Kalimantan Timur.

Petugas BNN memeriksa terduga sejak pukul 11.30 Wita hari ini.

Baca juga : Tujuh Tahun Lalu Pep Guardiola Sarankan Barcelona Rekrut Bocah asal Indonesia

Pantauan tribun, beberapa bagian dari jajaran Polsek Panca Rijang yang berjaga, juga Kapolsek AKP Erwin Surahman.



Kapolsek Panca Rijang AKP. Erwin Surahman mengatakan, "terduga "AG" bersama isterinya "ST" tiba di kantor sekitar pukul 11.20 Wita tadi dan langsung meniti pemeriksaan oleh petugas BNN," Ungkap Erwin.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapatnya info resmi yang dikeluarkan oleh petugas BNN berkaitan hasil pemeriksaan yang dilakukan.

Polisi Ciduk Warga Cirebon yang Unggah Video Hoaks Rekapitulasi Tertutup


Cintaberita Cirebon - Polisi lagi menangkap seorang pelaku pembuat dan penyebar hoaks tentang pemilu. Warga Cirebon tersebut membuat video yang menyebut rekapitulasi di tingkat PPK yang digelar tertutup.

"Saat ini lagi-lagi kami laksanakan penanganan terhadap tindak pidana kelakuan tentang bersama persoalan hoaks atau berita bohong," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (15/5/2019).

Truno menyatakan pihaknya menangkap pria berinisial RGS (45), yang membuat dan mengunggah video berkonten hoaks.

Dalam video berdurasi 45 detik yang diunggah RGS di akun Facebook-nya 'Ragista Ragista', dia berkata mengenai kondisi rekapitulasi tingkat PPK di Kecamatan Plumbon.

Togel Singapore Daftar Togel Online Buku Mimpi

Sementara berdasarkan penelusuran di akun Facebook-nya, unggahan video udah dihapus. Sementara video, tetap beredar di akun Youtube 'Calon Juragan Channel' yang diunggah terhadap 20 April 2019.

Ucapan RGS di dalam video berbunyi :

"Hari ini rapat pleno terbuka penghitungan nada C1 di PPK Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon. Akan tetapi, kami menjadi aneh sekali, rapat pleno itu tertutup, penduduk tidak boleh lihat bahkan para saksi pun itu dipersulit untuk masuk. Ha.. ini enak-enakan nih petugas-petugas yang ada di di dalam ini rela mengurangi, rela menambahi ini, kami viralkan ini.

Kami mohon pemberian dari saudara sekalian untuk memviralkan, salam akal sehat, salam 02 Prabowo Sandi menang, Allahu Akbar," ucap RGS di dalam videonya.

Truno menjelaskan ungkapan yang dibuat RGS tidak sesuai bersama kenyataan. Menurut Truno, di dalam rapat pleno sesungguhnya ada ketentuan bahwa udah ditunjuk saksi dari tiap-tiap peserta pemilu.

Baca juga : Ibu Kota RI Pindah ke Mana?

"Memang ada ketentuan yang mesti dipatuhi bersama di mana tiap-tiap pasangan calon Pilpres maupun DPD atau DPR menunjuk para saksi untuk dapat hadir.

Maka tidak semua dan yang mengenai mengunggah kesibukan tersebut seolah-olah tertutup," kata Truno.

"Dalam kesibukan penghitungan di PPK, yang mengenai ini simpatisan saja. Saksi adalah orang yang diberikan mandat oleh pasangan calon.

Tapi yang mengenai memperlihatkan saksi, tapi tidak diberikan diberikan mandat," ucapnya.

Truno menyatakan RGS membuat sendiri video itu. Dia juga yang mengunggah video itu di media sosial.

"Yang mengenai membuat dan mengunggah sendiri," kata Truno.

Polisi menjerat RGS bersama Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU no 19 tahun 2016 mengenai pergantian atas UU No. 11 tahun 2008 mengenai ITE dan atau Pasal 14 ayat (1) dan Pasal 15 UU No 1 tahun 1946 mengenai ketentuan hukum pidana bersama ancaman 6 tahun penjara.

Daftar Orang-orang Prabowo yang Tersandung Perkara


Cintaberita Jakarta - Sejumlah orang yang merupakan pendukung paslon 02 Prabowo-Sandi tersandung perkara hukum, lebih dari satu besar di antaranya pasca hari H Pemilu 2019. Beberapa dari mereka dituduh atas masalah dugaan penyebaran berita bohong, pencemaran nama baik, sampai tindakan berbuat makar. Siapa saja mereka?




Terlapor Kasus Makar

Lieus Sungkharisma

Aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma dilaporkan ke polisi atas tuduhan menyebarkan berita bohong dan makar. Pendukung kubu 02 ini dilaporkan oleh Jalaludin ke Bareskrim pada 7 Mei 2019. Dia dituduh melakukan tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) UU Nomor 1 Tahun 1946 berkenaan KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 pada keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 berkenaan KUHP Pasal 107 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis jo Pasal 107. Tuduhan ini bermula dari pidato Lieus yang menunjukkan ada kecurangan dari Pemilu 2019.

Bareskrim Polri pun udah melakukan penjadwalan ulang atas pengecekan Lieus, pasalnya tempo hari Selasa (14/5/2019) dia tak hadir.

Permadi Satrio Wiwoho

Politikus Partai Gerindra Permadi Satrio Wiwoho dilaporkan oleh Jalaludin ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri pada 7 Mei 2019. Permadi dituduh udah menyeruan makar lantaran menyerukan ajakan melakukan revolusi. Permadi disangkakan Pasal 14 dan/atau 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 KUHP berkenaan tingkah laku makar dan keonaran.

Kivlan Zen

Mayjen (Purn) TNI, Kivlan dilaporkan atas tuduhan makar dan penyebaran berita bohong oleh Jalaludin. Dia diduga melakukan makar setelah beredar video Kivlan yang berpidato yang diduga berisi ajakan makar.

Baca juga : Begini Cara Unik Orangtua Muda Ajak Anaknya Berlari Marathon

Dia disangkakan pasal Pasal yang disangkakan adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 berkenaan KUHP Pasal 14 an/atau Pasal 15, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 berkenaan KUHP Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 jo Pasal 107.

Polisi melakukan pencekalan pada Kivlan. Polri menyebut Kivlan Zen hendak ke Brunei Darussalam melalui Batam. Kivlan Zen sempat ditemui personel Bareskrim Polri yang menyerahkan surat panggilan atas laporan dugaan makar. Namun, kelanjutannya surat pencekalan itu dicabut.

Amien Rais

Politikus PAN Amien Rais dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan makar berkaitan seruan 'people power'. oleh Dewi Tanjung. Namun polisi waktu ini terasa menyelidiki laporan tersebut.

"Tentunya kami kaji dulu laporannya, kami pelajari laporan itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Rabu (15/5/2019)

Diketahui, tak sekedar Amien Rais, Dewi Tanjung termasuk melaporkan Habib Rizieq, dan Bachtiar Nasir ke Polda Metro Jaya berkaitan seruan people power. Laporan Dewi tertuang dalam laporan bernomor LP/2998/V/PMJ/Ditreskrimum tertanggal 14 Mei 2019.

Dalam laporan tersebut, ketiga tokoh berikut dilaporkan atas tuduhan pemufakatan jahat atau makar dan/atau tindak pidana informasi dan transaksi elektronik Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 juncto Pasal 87 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP dan/atau Pasal 15 dan 16 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 berkenaan peraturan hukum pidana dan/atau Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 berkenaan Perubahan atas UU RI Nomor 10 Tahun 2008 berkenaan Informasi dan Transaksi Elektronik.

Tersangka dan Ditahan

Eggi Sudjana

Pengacara dan aktivis Alumni Persaudaraan 212 Eggi Sudjana menjadi tersangka atas masalah dugaan makar. Dia diduga menyerukan makar, waktu berpidato di depan kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Eggi dijerat Pasal berkenaan menyiarkan suatu kabar yang bisa mengundang keonaran di kalangan masyarakat yang diatur dalam Pasal 107 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. Saat ini Eggi ditahan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya pada Selasa, tanggal 14 Mei 2019.

Hermawan Susanto

Seorang pemuda pendukung paslon 02 Prabowo-Sandi, Hermawan Susanto ditangkap oleh polisi 14 Mei 2019 usai videonya yang mengancam Presiden Jokowi viral. Hermawan berada di rumah saudaranya di Parung, Kabupaten Bogor. Hermawan coba melarikan diri setelah dia mengetahui bahwa perkataannya menjadi viral di fasilitas sosial dan dia tengah dicari oleh polisi. Saat udah ditangkap, Hermawan mengaku khilaf dan minta maaf atas perbuatannya itu.

Hermawan pada mulanya dicari polisi setelah videonya tersebar di fasilitas sosial. Dalam video itu, Hermawan mengenakan topi dan mengancam dapat memenggal kepala Jokowi. Dia diduga udah melakukan tindak pidana kejahatan pada keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE dengan modus pengancaman pembunuhan pada Presiden RI yang tengah viral di fasilitas sosial waktu saat ini ini sebagaimana dimaksud dalam pasal Pasal 104 KUHP dan Pasal 27 ayat 4 juncto Pasal 45 ayat 1 UU ITE. Di kini menjadi tahanan Polda Metro Jaya.

Terdakwa Sidang

Ratna Sarumpaet

Pada waktu masalah pertama kali muncul, Ratna merupakan jurkamnas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno. Karena masalah ini pula, Ratna menunjukkan mundur dari BPN.

Ratna Sarumpaet menjadi tersangka atas dugaan penyebaran hoax berkaitan berita penganiayaan pada 4 Oktober 2018. Kasus ini bermula, ketika Ratna Sarumpaet mengaku dihajar oleh sejumlah orang tak di kenal, waktu berada di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Namun, kelanjutannya Ratna mengaku udah berbohong dan menerangkan bahwa wajahnya yang memar berikut merupakan pengaruh usai operasi bedah plastik.

Mantan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) ini diamankan oleh tim Jatanras Polda waktu hendak pergi ke Chile, di Bandara Soekarno-Hatta. Dia dijerat pasal berlapis, Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 berkenaan hukum pidana dan pasal 28 ayat 2 UU ITE. Saat ini, Ratna pun udah ditahan di Polda Metrojaya dan tengah menjadi terdakwa dalam sidang di PN Jakarta Selatan.

Ahmad Dhani

Pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani Prasetyo termasuk pendukung kubu 02 yang menjadi tersangka dalam masalah pencemaran nama baik pada 18 Oktober 2018. Kasus ini bermula dari video Ahmad Dhani yang menyebut massa Koalisi Bela NKRI yang menghadangnya waktu deklarasi #2019GantiPresiden sebagai orang-orang 'idiot'. Dhani dilaporkan ke polisi dan diduga melanggar Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE tahun 2016.

Diketahui, suami penyanyi Mulan Jameela ini pun udah ditahan di rutan Medaeng, Surabaya. Selain itu, statusnya termasuk udah menjadi terdakwa dan tengah menekuni sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.  

Tempat Karaoke di Cihampelas Bandung Dipasang Garis Polisi, 45 Orang Diamankan


Cintaberita BANDUNG- ‎Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung memasang garis polisi di sebuah area hiburan karaoke di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, di dalam razia area hiburan malam pada Rabu (15/5/2019).

"Pada pukul 01.00, sudah ditunaikan penutupan pada area karaoke di Jalan Cihampelas Kota Bandung gara-gara beroperasi selagi Bulan Suci Ramadan," ujar Kasat Reserse Narkoba, AKBP Irfan Nurmansyah via ponselnya.

Ia memimpin razia berikut melibatkan puluhan bagian dan juga dari Tim Prabu, Propam dan Sat Sabhara Polrestabes Bandung.

Pemkot Bandung mengeluarkan kebijakan larangan area hiburan beroperasi sepanjang Ramadan.

AGEN POKER AGEN DOMINO99 DOMINO ONLINE

"Jadi pada selagi ditunaikan razia, ditemukan empat ruangan yang sedang operasional," ujar Irfan.

Pada razia itu, polisi mengamankan puluhan orang di area karaoke yang dari enam orang karyawan, 18 orang pemandu lagu dan 21 orang pengunjung, keseluruhan diamankan 45 orang.‎

Polisi terhitung mengambil alih ratusan botol memuat minuman keras.

"Semuanya dibawa ke kantor kita di Jalan Sukajadi sesudah itu dites urin. Hasilnya 4 orang positif pakai sabu. Sisanya didata sesudah itu dipulangkan," kata Irfan.

‎Masih beroperasionalnya area hiburan malam ini terbilang nekat gara-gara sudah sejak lama kebijakan larangan operasional hiburan malam sepanjang bulan suci Ramadan diberlakukan. Polisi pun memasang garis polisi di area tersebut.

Baca juga : KY Selidiki Hakim di Makassar yang Diduga Selingkuh

"‎Ya, pintu masuk Karaoke Papylon dipasang Police line, kegunaan jauhi beroperasinya lagi Karaoke tersebut.

Terhadap manager operasional karaoke dimintai keterangan, sedangkan karyawan dan pengunjung lainnya yang hasil tes urinennya negatif ditunaikan pendataan dan memicu pengakuan selanjutnya dipulangkan," ujar Irfan.

KY Selidiki Hakim di Makassar yang Diduga Selingkuh



Cintaberita MAKASSAR --  Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia, tengah menyelidiki dugaan pelanggaran kode etik seorang Hakim Pengadilan Militer di Makassar yang dianggap berselingkuh.

Komisioner Bidang Pengawasan Hakim Komisi Yudisial RI, Sukma Violetta, membetulkan laporan itu, dan kini didalam proses penanganan KY selaku instansi pengawasan hakim.

BANDAR DOMINO99 AGEN BANDARQ AGEN POKER

"Tim kita tengah mengatasi Info tentang dugaan pelanggaran kode etik hakim atas seorang hakim berasal dari lingkungan peradilan militer itu," kata  Sukma Violetta.

Komisi Yudisial menghendaki institusi peradilan militer kooperatif didalam penanganan kasus, tentang bersama dengan pelanggaran kode etik hakim.

Apalagi hakim berasal dari seluruh lingkungan peradilan, terhitung hakim miiter, terikat pada ketentuan prilaku yamg diatur didalam Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) .

Baca juga : Prabowo Tolak Hasil Hitung Suara KPU, Begini Tanggapan TKN Jokowi-Ma'ruf Amin

Ada aturan bersama dengan pada Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial.

"Sehingga hakim yang dianggap melanggar KEPPH dapat diproses secara tegas," tegasnya.

Komisi Yudisial konsisten mendorong para hakim supaya tetap melindungi perilakunya baik di didalam maupun di luar dinas, dan juga tetap tegas didalam menegakkan terlaksananya KEPPH.

Rumah Vera dan Prada DP Berjarak Sekitar 200 M, Tapi Keluarga Terduga Pelaku Belum Datang


Cintaberita PALEMBANG -- Dari hari pertama hilang terhadap malam hari tanggal 7 Mei dan ditemukan meninggal Vera Oktaria udah genap satu pekan, tetapi hingga sore ini terduga Prada DP belum termasuk ditemukan keberadaannya, Selasa (14/5/2019).

Walaupun jarak rumah pada korban dan terduga pelaku tidak terlalu jauh, hanya tidak cukup berasal dari 200 meter, tetapi keluarga DP belum termasuk singgah untuk cuman mengucapkan bela sungkawa.

Agen Togel Resmi Agen Togel Terpercaya Bandar Togel Terpercaya

Santer pemberitaan selama ini mengenai terduga pembunuh Vera adalah kekasihnya sendiri namum pihak keluarga terduga DP tetap enggan menemui keluarga korban.

"Hingga kala ini perwakilan berasal dari pihak keluarga DP belum tersedia yang singgah kesini mirip sekali," ucap Firdaus Jailani kakak ipar Vera.

Demikian pihak keluarga Vera mempercayai semuanya bersama para petugas kepolisian ataupun aparat hukum yang terlibat untuk mengutarakan kasus pembunuhan Vera.

Baca juga : Heboh Seorang Pemuda Habisi Ayah Kandungnya dengan Sebilah Parang

"Asas praduga tidak bersalah tetap ada, jadi nanti sesudah DP tertangkap baru kami sanggup tahu keterangan jalur cerita pembunuhan tersebut," kata Firdaus.

Anggota DPRD Bali Dipukul Rekan Sebelum Paripurna Soal Raperda Pajak Daerah



Cintaberita Denpasar - Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali Kadek Diana (50) dipukuli oleh anggotanya, I Dewa Nyoman Rai (50). Pemukulan itu terjadi sebelum saat sidang paripurna DPRD Bali digelar.

"Iya benar, dari keterangan pelapor peristiwa itu terjadi pas bakal rapat paripurna penyampaian pendapat Gubernur Bali pada Raperda Pertanian Organik dan Perda pergantian pajak daerah," ucap Dirkrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan di Mapolda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, Selasa (14/5/2019).

BANDAR DOMINO99 AGEN BANDARQ AGEN POKER

Pemukulan terjadi pas beberapa anggota dewan masih berada di luar ruangan sidang. Saat itu, terlapor Dewa Rai tiba-tiba menghampiri Kadek.

"Saat itu semua anggota DPRD Bali sudah memasuki area sidang, gara-gara sidang belum dimulai pelapor berbincang-bincang dengan anggota DPRD lainnya.

Tiba-tiba pelapor jadi dipukul 2 kali di anggota pelipis kiri oleh terlapor," ujar Andi.

Baca juga : Tak Ada Peluang untuk Oezil Tinggalkan Arsenal

Menurut Kadek, pas itu Dewa Rai menantangnya berkelahi pakai bhs Bali. Padahal, Kadek jadi tak dulu menantang Dewa Rai.

"Saat itu terlapor menyatakan kepada pelapor 'kone dot mejaguran, mai mejaguran' (katanya inginkan berkelahi, ayo berkelahi, red), dijawab pelapor 'nyen kal orahang dot mejaguran' (siapa yang inginkan berkelahi, red). Setelah itu pelapor dan terlapor dilerai oleh anggota DPRD lainnya," ujar Andi.

Toleransi Umat Beragama Membagikan Takjil di Pinggir Jalan Kabupaten Tangerang




CINTABERITA -  Ada pemandangan yang sangat langka terlihat di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang perihal keberagaman umat beragama.

Sebab, para pemuka beberapa agama yang berbeda saling membagikan takjil kepada pengendara yang melintas di depan Mapolsek Tigaraksa pada Senin (13/5/2019).

Kegiatan toleransi agama itu diikuti oleh Suster-Suster Fransiskanes Dongen (SFD), Hubungan Antar Agama dan Keyakinan (HAAK) Gereja Santa Odilia Paroki Citra Raya, Cikupa, dan Bikhus Dantik.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan pembagian takjil oleh forum lintas agama merupakan wujud toleransi, tenggang rasa, dan penghormatan kepada umat muslim yang menjalankan ibadah puasa.

"Takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, roda empat, atau masyarakat yang lewat di sini (Mapolsek Tigaraksa)," ucap Sabilul.

Imbauan agar senantiasa tertib berlalu lintas selama bulan suci Ramadan pun turut diberitahukan Sabilul kepada pengendara sembari membagikan takjil.

Menurut Sabilul, keberagaman agama memeriahkan Ramadan 1440 H di Kabupaten Tangerang menunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang adalah masyarakat yang toleran.

"Pembagian takjil yang melibatkan lintas agama adalah implementasi saling menghormati dan saling menghargai yang harus selalu ditumbuhkan," tukasnya.

Sabilul pun memastikan, pelaksanaan ibadah puasa Ramadan di wilayahnya aman dan kondusif tampa kericuhan.

Ia pun meminta agar masyarakat saling menghormati dan tidak melakukan tindakan di luar koridor hukum seperti melakukan penyisiran atau sweeping secara ilegal.

"Bila ada keresahan atau hal lain, langsung sampaikan ke polisi. Kami akan tindak lanjuti. Jangan main hakim sendiri," tegas Sabilul.

Sabilul pun mengajak masyarakat untuk bersatu tanpa mempermasalahkan latar belakang agama, suku, kelompok, atau pandangan politik.

"Bulan Ramadan, kita bersatu, fokus ibadah, jangan sampai puasa kita tercuri hiruk-pikuk politik," tandasnya.



Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

Bandar Togel | Togel Online Terpercaya | Bandar Togel Online Terpercaya


Image and video hosting by TinyPic

 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger